Efek positif patah hati

Di umur yang segini (masih 17 tahun bagi yang penasaran), kayaknya gue udah beberapa kali patah hati. Gue selalu berhasil melewati proses ngais-ngais tanah yang selalu kita rasakan ketika patah hati.

Mulai dari uring-uringan, stalking tanpa henti hingga curhat terselubung via now playing.

Semuanya kayaknya sudah pernah gue lakukan.

Hipotesa gue, selama proses dalam mengobati luka hati, sepertinya manusia bisa berubah seratus delapan pulu derajat. Ambil contoh gue misalnya. Gue yang biasanya ceria, ketika patah hati menjadi murung (ya iyalah!). Yang biasanya makannya banyak, sekarang cuma makan dikit kayak Puteri Indonesia. Yang biasanya tidurnya merem, sekarang jadi ganteng.

Pokoknya gue berubah,

Bahkan, gue pernah menuliskan fase-fase dalam patah hati dalam tulisan ini. Udah pernah baca?

Setelah melewati semua fase itu… Lanjut ta.. | 26 Comments

Camping VIP di Sukabumi

Beberapa waktu yang lalu, gue menghabiskan long weekend dengan cara yang sedikit berbeda. Cara yang agak gak lazim. Bukan, gue gak menghabiskan liburan gue dengan menyamar jadi supir metromini kayak salah satu capres.

Gue menghabiskan liburan gue kali ini dengan…camping!

Berbeda dengan kebanyakan orang yang gue kenal, gue gak pernah camping sebelumnya. Maklum aktivitas sebagai model papan atas pegawai kantoran terlalu menyita waktu gue untuk mencoba camping.

Jadi begitu diajakin camping, gue langsung bersemangat dan mencari pohon terdekat untuk gue panjat dan berteriak :

THIS IS SPARTAAAAA!!

Ini akan menjadi pengalaman camping pertama gue.

Dalam benak gue, camping kali ini akan menjadi peristiwa yang penuh petualangan buat. Dari kosan gue sudah menyiapkan barang-barang yang sepertinya akan gue perlukan selama disana. Obat-obatan, tolak angin, popmie, obat… Lanjut ta.. | 9 Comments

Dua puluh enam

Lima belas April telah datang lagi.

Seperti halnya tulisan tahun lalu, gue sepertinya merasa wajib untuk kembali menuliskan postingan khusus ulang tahun. Sebagai sebuah landmark dimana gue bisa melewati sebuah angka dalam hidup.

Lima belas april dua ribu empat belas.

Seperempat abad telah berhasil gue lewati, dan sekarang sepertinya gue sudah layak menuliskan apa yang dimaksud dengan quarter life crisis versi gue.

Sebelumnya gue sama sekali tidak percaya dengan yang namanya quarter life crisis.

“Apa itu quarter life crisis?! Cuma jualannya majalah dan psikologi murahan.”

Tapi ketika menginjak umur dua puluh lima, akhirnya gue percaya kalau fase itu memang ada.

Menurut gue, quarter life crisis adalah masa dimana lo harus banyak mengambil keputusan. Masa dimana lo tidak terlalu tua, tapi tidak bisa lagi… Lanjut ta.. | 11 Comments

Cinta Agus

Namaku Agus.

Aku asli dari Semarang. Sekarang sudah hampir sebulan tinggal di Jakarta. Setamat SMA, aku langsung bekerja. Membantu keluarga agar adik-adik perempuanku bisa makan dan tetap bisa sekolah. Sebagai pengganti bapak yang sudah tidak ada, aku memang menjadi tulang punggung keluarga.

Tapi semuanya kulakukan tanpa beban, karena kurasa inilah tugas anak pertama. Sejak bulan lalu aku kerja di sini, di sebuah sebuah jalan di Jl. TB Simatupang Jakarta Selatan sebagai tukang bangunan. Dedi, pemuda tetanggaku di Semarang mengajak mengadu nasib di Ibukota.

Ijasah SMA ku tidak laku disini, lagipula memang nilainya tidak ada yang terlalu aku banggakan.

Seminggu pertama di Jakarta kuhabiskan dengan menganggur. Bertanya kesana kemari apakah ada pekerjaan yang bisa aku lakukan. Aku menumpang tidur di kamar kontrakan Dedi, yang lebih tepatnya disebut… Lanjut ta.. | 5 Comments

Derawan, surga kecil di Borneo

Bayangkan ini dalam imajinasi kalian.

Duduk di dalam sebuah speedboat yang melaju kencang menuju arah matahari yang tenggelam tepat diatas permukaan air laut. Angin sore bertiup sedikit kencang mengeringkan rambut yang tadi basah akibat menyelam. Kacamata hitam yang diturunkan sedikit untuk menghalau sinar matahari di langit sore kemerahan yang tepat berhadapan dengan mata.

Itu bukan adegan film James Bond, itu adalah bagaimana hari pertama gue berakhir di Derawan.

Indonesia sepertinya tidak pernah kehabisan pantai yang memukau mata. Setelah mengunjungi Sabang dan Tanjung Bira, kini giliran Kepulauan Derawan yang menjadi destinasi liburan gue.

 

Sekian lama gak naik Garuda Indonesia, perbaikan terlihat jelas dari maskapai pemerintah ini. Mulai dari pesawatnya yang baru, pelayanannya yang premium dan hal-hal… Lanjut ta.. | 4 Comments

Review penonton : The Raid 2 – Berandal

Oke, meskipun udah hampir tengah malam, gue tampaknya harus memaksakan diri untuk menulis postingan yang satu ini sebelum semangat menulis gue menghilang lagi esok hari.

Kali ini gue ingin mereview sebuah film Indonesia yang lagi happening banget di Twitter. Apalagi kalau bukan “Kembalinya Ria Enes dan Susan”.

Salah ding, yang benar adalah ”The Raid 2 : Berandal”.

 

Film pertamanya pernah gue review di sini. Buat yang belum baca, baca dulu dong. Mayan nambah-nambahin traffic ke blog gue.

Sebenarnya gue jarang banget ngereview film kayak si Teppy, tapi karena ini adalah salah satu film yang paling berkesan buat gue dan sebagai salah satu bentuk dukungan gue terhadap film Indonesia, gue ingin mereview film ini khusus… Lanjut ta.. | 6 Comments

Shopping List

Beberapa hari yang lalu, gue menemukan sebuah twitpic yang tanpa sengaja melintas di linimasa gue. Gambar ini sebenarnya sebenarnya cukup sering gue lihat, tapi entah kenapa gambar yang satu ini cukup menggelitik dan memberikan ide tulisan buat gue kali ini.

 

shopping

 

Pada saat selesai membacanya, gue mendadak berpikir. That’s one hell of a shopping list!

Pertanyaan berikutnya pun kembali mencuat. Apa gue punya 23 kriteria di atas?

Kadang gue berpikir, kenapa wanita sering kali dibuai oleh daftar belanjaan yang sangat panjang seperti ini. Apakah dari 23 daftar tadi, jika kurang satu saja maka akan menjadi kandidat yang tidak dipertimbangkan?

Dan kenapa pria gak pernah membuat daftar semacam ini?

Gue bantu kalian… Lanjut ta.. | 4 Comments

Simply genius

It is said that the shortest story ever told was written by the then young Ernest Hemingway, who said he could write a complete story in only six words!

His colleagues disagreed, and each bet $10 against the claim.

Hemingway wrote down the words on a napkin and passed it around.

Everyone agreed that he won the bet.

Here is the shortest story ever told :

“For Sale. Baby Shoes. Never Worn.” 

&nbsp… Lanjut ta.. | 1 Comment

Menawan FC

Belakangan ini, gue lagi giat-giatnya main sepakbola. Iya sepakbola, bukan futsal.

Hobi ini rutin gue mainkan dulu waktu masih SMP dan SMA di Aceh. Kegiatan bermain sepakbola ini pernah gue tulis di tulisan yang ini.

Main sepakbola dulu menjadi olahraga rutin gue setiap sore. Kegiatan itu biasanya disambung dengan menyiram bunga punya nyokap dan shalat magrib berjamaah ke meunasah (surau) di kampung kami. Hidup gue dulu memang sesederhana itu, tanpa mall, nonton ke bioskop atau nongkrong di café kayak anak muda ibukota.

Saking seringnya main sepakbola, bokap gue pasti nanyain kalau ada hari dimana gue gak bermain sepakbola. Atau jika orang rumah ingin mencari gue yang tiba-tiba menghilang, mereka cukup memanggil gue di lapangan bola di dekat rumah.

Kalau saja gue… Lanjut ta.. | 9 Comments

Bagasi

Hidup itu seperti sebuah perjalanan. Bergerak dari sebuah titik ke titik lain di masa depan. Pergi ke satu tempat untuk menetap atau hanya sekadar untuk singgah. Bertemu dengan seseorang atau akhirnya memutuskan berpisah.

Seperti halnya sebuah perjalanan, masing-masing dari kita membawa bagasi yang berbeda. Mungkin hanya sebuah kotak kecil yang ringan untuk dibawa, atau koper besar berwarna cokelat muda yang menguras tenaga untuk membawanya.

Setiap orang membawa bagasinya masing-masing. Untuk seseorang, bagasi itu mungkin cukup dibawa dengan sebelah tangan. Dan untuk sebagian yang lain, harus dipanggul dengan menggunakan kokohnya tulang belakang.

Bagasi itu bentuknya bermacam-macam, bisa berupa beban ekonomi yang berkepanjangan, rumitnya kondisi keluarga yang memberatkan, hingga luka atau trauma emosional yang tak kunjung hilang.

Dan layaknya manusia normal, mungkin kadang kita suka membandingkan. Berkata… Lanjut ta.. | 20 Comments