Beberapa hari yang lalu, gue terlibat diskusi hangat dengan temen-temen kantor gue. Intinya itu adalah kesan pertama saat kencan pertama.

First impression do matters.

Ntah bagaimana, diskusi yang awalnya berawal dari celotehan kecil bisa menjadi panjang dan dilengkapi sesi curcol mengenai bagaimana sebaiknya proses pdkt itu dilakukan.

Buat gue pribadi, proses saling mengenal yang sering kita sebut pdkt alias pendekatan, adalah proses yang paling menyenangkan.

Mungkin mayoritas cowo diluar sana akan setuju ama gue.

Ahhhh, elo..iya, elo yang lagi baca tulisan ini. Gue tau lo tersenyum licik sambil mengangguk tanda setuju.

Oke lanjut,

Bagi kalian para wanita, jangan kaget ketika seorang pria tiba-tiba intens melakukan proses pendekatan, sms tiap hari, taburan perhatian dan kasih sayang, trus tiba-tiba menghilang.

Karena itu adalah trik para pria dalam melihat reaksi kalian. Jika kalian suka, tentu kalian akan menghubungi kami duluan.

Dan jika tidak, maka gue pastikan, bahwa kami sedang nyari baygon buat bunuh diri atau memainkan lagu-lagu kerispatih dengan penuh penghayatan.

Menurut gue, proses pedekate sangat menyenangkan bagi kaum pria karena adanya adrenalin rush.

Istilah ini gue ciptakan untuk proses menggelinjang dan kegirangan tanpa alasan ketika anda berada dalam proses pdkt, deg-degan, super excited ketika menerima sms dari gebetan anda, senyum-senyum sendiri ketika membaca smsnya.

Proses saling mengenal, tebak menebak, tarik ulur, harap-harap cemas, tebar pesona,dan jaga image melengkapi proses itu. Intinya, kaum pria sangat menikmati setiap detik dari perburuan cinta itu. (Asik ga bahasa gue?)

Mungkin inilah penyebab kenapa pria suka selingkuh dan flirting ke wanita-wanita lain. Pria tetaplah seorang pria.

Kami para pria masi sangat bodoh untuk melepas sesuatu yang sangat berharga demi adrenalin rush sesaat.

Dari pembicaraan gue muncullah intisari dalam proses pedekate yang bisa gue rangkum untuk kalian.

Setelah berbagi pengalaman buruk di kencan pertama gue, kali ini gue bakal ngasih kalian tips untuk berhasil survive di kencan pertama.

Ingat, tips ini sangat subjektif dan berasal dari romeogadungan, resiko tanggung sendiri ya? Bim salabim jadi apa prok prok prok..#EdisiPakTarno

1.       First impression do matters.

Seriuslah, ini penting banget dalam kencan pertama. The way you talk, the way you walk and the way you dressed.

Gue sendiri pernah punya pengalaman buruk masalah ini. Dulu gue lagi deket ama cewe. Sebut saja namanya mawar (kok kayak korban pemerkosaan ya?bodo ah).

Setelah deket selama sekitar 2 minggu, akhirnya gue memberanikan ngajak si Mawar ini buat nonton untuk pertama kalinya. Singkat kata, janjianlah kita untuk ketemu di satu mall di bandung.

Eh, pas ketemu, dia make baju biru ngejreng dari atas ampe bawah, udah kayak jalan ama cewe yang make sprei kemana-mana. And after that, I lost my feeling to her. Ga ada yang salah dengan itu, tapi gue ga suka aja cewe memakai warna secerah itu.

Mungkin ga semua cowo kayak gue, tapi memakai warna baju sedikit normal akan lebih diterima kali ya.

2.       Don’t be late.

No need further explanation. Ga ada orang yang suka terlambat di kencan pertama.

3.       Bersihkan social media anda.

Di jaman penuh teknologi informasi kayak sekarang, social media adalah wadah yang efektif untuk mencari informasi tentang gebetan lo. Jadi, bersihkan social media kalian ketika kalian dalam proses pendekatan.

Gue pernah ya, ngeadd cewe cantik, putih, lucu, khas abg-abg bandung gitu. (abang doyannya daun muda.hehe). Karena penasaran, gue ngeliat profile facebooknya. Dan  statusnya..

“Arrrggghhh..!!!
Bangsat!!
Baju kesayangan aq ilang!! arggh anjing ko bisa ilang sih?!!

Gue cuma bisa mangap didepan layar komputer.

Jadi, bersihkanlah social media kalian dari sumpah serapah, caci maki, dan status-status drama anda terlebih dahulu.

4.       Stop complaining.

Ini sering gue temukan dan denger dari temen gue ketika dia kencan dengan gebetan atau cewenya. Tanpa disadari cewek sering banget mengeluh dan complain atas hal-hal kecil, seperti..

Aduh, panas ya?

‘makanannya biasa aja ya?’

‘Aduh, muka kamu kok kayak gini ya?’

Keluhan-keluhan seperti itu membuat suasana yang tidak nyaman. Pria cenderung cuek untuk hal-hal seperti itu, karena ketika pria mengajak seorang wanita keluar.

Dia hanya ingin bersama wanita itu, yang lainnya dianggap ceteris paribus alias yang lain itu ga penting.

5.       Do the pay dance.

Tentu saja di kencan pertama, pria lah yang akan membayar semuanya. But at least, do the pay dance. Tau kan yang gimana? Oke gue kasi tau.

Pay dance : Ketika billnya dateng, ambil segera, dan pura-puralah untuk membayarnya. Pasti kami, para pria sejati akan melarang kalian untuk membayarnya. Adegan tarik menarik itu namanya pay dance.

Terlihat bodoh? Tapi hal itu membuat kami senang. Karena menunjukkan kalian adalah wanita mandiri dan tidak matre. Trust me, it works (at least for me.hehe).

6.       Don’t be a center of conversation.

Janganlah selalu ngomongin diri lo, contoh kayak gini..

Cowo : “jadi, hobi kamu apa?’

Cewe : “aku tuh kalo dirumah suka melihara kucing, ada si popo, maroko, jessy, fatso, kuro, miki, Chimo….”

5 menit kemudian :

Cewe : “  ada mimi, kimi, cemong, buntel, bla bla bla..”

Cowo : (mulai nguap)

10 menit kemudian

“kalo si popo bulunya mudah rontok, yang suka pup sembarangan si kuro, yang banyak anaknya miki…..bla bla bla…”

Cowo : (nyari obat bius buat ngebekep si cewe)

Berbagilah cerita dengan si dia. Tanyakan apa hobi nya, apa klub bola kesayangannya, bagaimana keluarganya.

And that’s it, sedikit petuah gue bagi kalian para jomblowan dan jomblowati agar bisa survive di kencan pertama.

Tapi, bagaimanapun kalian berusaha menerapkan tips-tips diatas. Menjadi diri sendiri adalah tips yang paling baik.

Karena ketika menjadi diri sendiri, kalian akan berusaha mencari kesamaan dan perbedaan diantara kalian. Dan ketika kesamaan itu didapatkan, maka akan timbul rasa nyaman.

Rasa yang sama-sama kita cari. Karena menurut gue, pacaran itu mencari rasa nyaman, dan ketika rasa nyaman tidak bisa ditemukan, ngapain pacaran?

Tapi, pada akhirnya, semua orang berharap ending yang bahagia