Beberapa hari ini, gue melihat banyak orang-orang di sekitar gue mulai (kembali) menulis blog.

Ada yang baru banget bikin blog atau yang udah pernah bikin blog tapi sekarang di aktifkan lagi.

Gue jadi ikutan senang, karena jujur, sejak munculnya social media semacam friendster, facebook dan twitter, orang-orang mulai beralih dari blog.

Beberapa blogger paporit gue udah mulai jarang banget ngupdate tulisannya diblog gara-gara keseringan ngoceh di twitter.

Seru sih, nge-follow twitternya, tapi menurut gue, 140 karakter ngga cukup untuk menuliskan apa yang seru, lucu dan menarik dalam hidup secara lengkap dan ga terpotong-potong.

Karena itu gue pribadi cenderung membutuhkan blog.

Blogging nyok!!

Nah, dengan semakin bermunculan nya blog, makin banyak warna –warna blog yang gue temui.  Beberapa gue suka, beberapa lagi ngga.

Karena ada beberapa blog, yang menyalahi aturan-aturan dasar blogging. (sotoy. hahaha)

Gue sendiri mulai iseng nulis blog, dari tahun 2006, pertamanya mulai nulis di blog friendster, kemudian pindah ke multiply, trus pindah lagi ke blogspot.

Hingga akhirnya memutuskan untuk beli domain pribadi ini di awal tahun lalu. Sejarah penulisan blog ini pernah gue tulis di postingan yang ini.

Jadi, kalo ditotal-total, gue udah sekitar 5 tahun gue nulis.

Dari pengalaman itu, gue bisa sharing disini bagaimana menulis blog yang baik dan benar. (setidaknya ini yang gue lakukan).

1. Gunakan nama yang baik

Ini yang paling penting. Sebelum membuat blog, pastikan nama blog lo itu unik, singkat dan gampang diingat.

Karena apa, bagi blog baru yang belum punya pembaca setia, nama domain itu yang menjadi patokan pertama.

Biasanya, blogger baru akan mencari nama yang keren dan cool. Efeknya, nama domain yang kalian pilih itu kayak kereta ke bekasi. Panjang dan penuh sesak!

Sebagai contoh, romeogadungan.com akan lebih baik daripada romeoyangmencaricintasejati.com

atau

bintang.blogspot.com akan lebih gampang diingat dari bintangkejorayangjatuhdiufuktimur.blogspot.com.

Nangkep kan yang gue maksud? Panjang boleh, tapi pastikan unik dan mudah diingat.

2. Rutin menulis

Ini adalah masalah klasik para blogger. Rasanya susah untuk berkomitmen rutin menulis.

Ada aja halangan untuk menulis, mulai dari kerjaan yang menumpuk, ga ada waktu, banyak kerjaan, hingga teralihkan oleh social media yang lagi rame-ramenya.

Tapi cobalah untuk berkomitmen menulis, minimal 1 postingan per minggu. Ini berguna untuk membuat pembaca lo untuk datang kembali.

Ketika mereka membaca satu artikel menarik, mereka pasti berharap untuk membacanya lagi minggu depan.

Ketika lo sudah ngga rutin mengupdate blog, maka perlahan mereka tidak akan berkunjung lagi.

3. Kejar market niche yang tepat.

Tanyakan ke diri lo sendiri, kira-kira siapa yang tertarik baca cerita lo siapa? Siapa target pasar lo?

Kalo gue, dengan jelas gue bakal bilang, mahasiswa dan para pekerja muda. Karena kesamaan umur, cerita gue bakal lebih cocok bagi golongan itu.

Jika lo perhatikan benablog.com atau pocongg.com jelas sekali bahwa target pasar mereka adalah anak SMA.

Yang buat gue, mungkin gue akan di rajam pembaca gue jika gue menulis ‘SEpERtI iNi’ atau ‘ceMunGudh EaaaPPss’.

Market niche ini, bukan hanya berlatar belakang umur saja, tapi bisa juga berlatar belakang minat.

Jika lo minat gadget, tulislah mengenai itu. Jika lo suka politik, bahas itu.

Jangan campurkan semuanya jadi satu. Hari ini bahas fotografi, besok bahas cara ternak sapi. Jangan!

Dengan membuat market niche ini, lo otomatis akan ‘mewarnai’ blog lo, dan otomatis akan memunculkan beberapa loyal readers yang militan yang rela mempromosikan blog lo tanpa bayar. Saya sendiri sudah punya beberapa. *kedip manja*

4. Munculkan sense of belonging pembaca lo.

Bikin semacam riset kecil-kecilan. Lo nulis buat apa? Buat berbagi cerita? Buat mencatat kehidupan keseharian doang?

Ada beberapa blog, yang cuma bercerita tentang kehidupan keseharian penulisnya.

Yang membuat gue berpikir, dan mungkin yang lain juga berpikir demikian. Siapa elo yang gue harus tau lo makan siang pake apa?

Kalo emang kejadian hidup lo biasa aja, kemas itu secara bagus. Berikan value added kepada pembacanya.

Contoh : ‘aduhhhh, kucing gue tadi siang mati. Gue sedih banget sekarang.’ I don’t care about your cat you dumbshit!

Bisa lo ubah menjadi : “gue hari ini sedih banget. Kucing kesayangan gue si Maroko mati. Tapi gue ga terlalu sedih. Maroko adalah kucing yang baik. Dia pasti masuk surga dan sekarang dia sedang ditemani oleh kucing-kucing perawan.”

Kemas secara unik. Cara bercerita yang unik, akan menimbulkan rasa memiliki para pembaca. Toh, penulis yang baik adalah penulis yang mampu mempengaruhi emosi pembaca dengan tulisannya.

5. K.I.S.S (Keep It Simple Stupid!)

Buatlah, design layout blog lo sesederhana mungkin. Perhatikan font yang digunakan dan background blog lo. Ngga usah gunakan warna yang terlalu mencolok.

Huruf berwarna pink dengan background hitam atau background foto warna warni akan membuat mata saya berdarah ketika membacanya.

Huruf berwarna gelap dan background terang akan sangat nyaman dimata. Tujuannya apa?

Agar pembaca nyaman membaca tulisan lo.

6. Jangan gunakan Widget terlalu banyak.

Widget adalah pernak pernik yang biasa digunakan buat ngedandanin blog. Nah, pemasangan widget yang berlebihan ini adalah kesalahan terbesar blogger-blogger pemula atau blogger abege yang sering sekali kita temui.

Ntah karena alasan apa, selalu aja ada blog-blog dengan widget berlebih di blog. Ini widget atau make-up syahrini?

Contohnya gini, banyak yang masang widget jam, widget ikan-ikanan.

Buat apa nambah widget jam? Padahal yang baca blog lo itu dari smartphone atau PC, yang jika dia emang bener2 pengen tau sekarang jam berapa, tinggal liat ke pojok kanan bawah komputernya.

Widget ikan-ikanan? Dia baca blog buat baca tulisan, bukan ngasih makan ikan.

Kalo dia mau ngasih makan binatang, jangan baca blog, ke kebun safari sana.  Kasi makan tuh jerapah!

For your information, penambahan widget-widget sepertini akan menambah lama waktu loading halaman blog lo. Ditambah lagi dengan koneksi internet di Indonesia yang kayak kura-kura abis sahur on the road. Lelet banget kan?

Koneksi internet yang lambat dan widget berlebih? Mimpi buruk!

Basic rule nya gini, jika blog lo ngga bisa terbuka dalam 2 detik dengan koneksi internet normal. Maka blog lo terlalu berat.

Sekali lagi, jangan harap pembaca akan loyal berlama-lama di blog lo jika membutuhkan waktu 1 juta tahun cahaya untuk sekedar berpindah dari satu halaman ke halaman yang lain.

Atau hanya untuk membukanya saja dibutuhkan waktu 1 masa pemerintahan SBY.

Semakin ringan semakin bagus

7. Jangan gunakan lagu sebagai background blog.

Seriuslah? ini sangat menganggu. Gue buka halaman blog, buat ngebaca, bukan buat dengerin musik.  Ini bikin blog sangat-sangat berat buat dibuka. Dan ga semua orang suka ama selera musik lo.

Lagi pula, ngga semua artikel cocok dengan satu lagu yang diputar terus menerus.

Bayangkan gue menulis sendu, artikel sedih mengenai tsunami, harus diiringi Lagu 7icon. “Gak gak gak kuat..”

Segitu dulu dari gue tips-tips blogging nya, mudah-mudahan ini jadi sesuatu. Alhamdulilah yah? #terSyahrini

Ada lagi yang belom gue sebutin? Feel free to comment..