Di umur gue yang segini, (17 tahun bagi yang belum tau, hehe), satu hal yang pasti gue lakukan adalah dateng ke acara kawinan.

Menikah, pada bulan tertentu, ibarat kurap di selangkangan. Harus segera digaruk biar ga gatel. (Ah, gue emang ga pinter bikin kata-kata).

Yang kawin mulai dari teman SMA, teman kuliah, teman kantor, ampe teman kursus menjahit (bagi yang mengikuti kursus ini tentunya)

Oleh karena itu, bagi seorang pria tampan normal seperti gue, satu hal yang lo harus punya dalam lemari baju lo adalah stok batik yang cukup. Atau dress bagi wanita. Agar bisa dipakai bergantian ke acara-acara kawinan yang lo datangi.

Kecuali lo berniat make kostum spiderman ke acara kawinan, yang mana sangat ngga gue sarankan.

Agak susah aja gitu ngambil nyuap makanan tanpa harus buka topeng.

Dan dari sekian banyak rutinitas acara kawinan yang gue datangi itu, ada garis merah yang bisa gue tarik dari pengunjung acara kawinan.

Dan hal ini membuat gue tertarik untuk mengelompokkan para undangan yang biasanya datang ke acara kawinan.

Studi ini dilakukan setelah mendatangi beberapa kali pesta perkawinan sendirian dan melewati ribuan kali tatapan iba dari mereka yang datang berpasangan.

Okay, here we go!

1. Tipe Keluarga

Tipe ini adalah yang paling standar dalam sebuah acara kawinan. Biasanya merupakan tamu yang diundang oleh orang tua sang mempelai. Dan mereka pasti membawa anak kecil.  Kursi-kursi dipinggir venue yang disediakan, biasanya terisi penuh oleh golongan ini. Get up, hey you lazy asses!!

2. Tipe Pemotong Antrian.

Tipe ini jumlahnya ga banyak., yang merupakan orang-orang penting. Mungkin pejabat atau bos dari orangtua si mempelai.

Tipe ini paling dibenci oleh semua tipe lainnya, karena baru datang bentar tapi udah langsung bisa nyalamin kedua mempelai dan foto tanpa antri. Demografi tipe ini biasanya bapak-bapak buncit dan ibu-ibu bersasak setinggi papan reklame.

3. Tipe Gerombolan

Yang ini biasanya adalah teman sepermainan. Atau teman-teman se-geng yang janjian untuk dateng barengan. Golongan ini biasanya terdiri dari jomblo-jomblo akut yang tidak ingin terlihat menyedihkan karena harus datang sendirian. Tapi kadang nyempil 1-2 orang yang membawa pasangan. Mereka datang nya langsung gerombolan. Mudah-mudahan sih amplopnya masing-masing.

4. Tipe Pasangan

Kawinan merupakan ajang untuk memamerkan pasangan anda. Jadi pastikan pasangan anda tampil dalam performa terbaiknya jika datang ke acara kawinan. Dalam acara penuh prestise dan gengsi ini, anda tentu tidak ingin pasangan anda terlihat seperti korban tabrak lari bukan?

Tipe pasangan ini adalah tipe standar untuk pemuda-pemudi yang merupakan teman-teman sang mempelai. Biasanya terdiri dari 3 garis besar golongan. Yang baru jadiaan, yang akan segera menikah juga ndan yang baru menikah.

Tak jarang, sesi suap-suapan menghiasi tipe ini. Bissa aja lu setan!!

5. Tipe Mental Anak Kosan

Tipe-tipe ini adalah orang-orang yang ga mau rugi. Jumlah isi amplop harus berbanding lurus dengan jumlah makanan yang dimakan, kalo bisa dibungkus bawa pulang! Tipe-tipe ini akan mudah anda temui di setiap booth makanan. Hampir semua booth makanan akan dicobain.

‘yuk cobain nasinya?!”

*5 menit kemudian*

“nyobain roasted beef nya yuk?

* 7 menit kemudianZ*

“pasta nya enak? Cobain ahhh..”

* 10 menit kemudian*

“pudingnya mantap!”

*4 menit kemudian, datang lagi sambil megang es krim*

 

6. Tipe Muka Malas

Selalu aja ada tipe ini didalam setiap acara kawinan. Biasanya mereka-mereka ini datang dalam kondisi terpaksa. Baik itu nemenin mama, papa, orang tua pacar, tetangga atau juga nemenin pacar. Si muka malas ini bisa ditemukan selalu ngintilin orang yang bersamanya atau duduk dipojokan sendirian sambil ngemil pudding.

7. Tipe Jomblo Akut.

Dalam kasta terendah tipe tamu undangan, ada tipe ini. Yang ini adalah sasaran dari tatapan iba semua orang. Datang sendirian karena penyakit jomblo menahun yang dideritanya. Tipe-tipe ini biasanya bergabung di kelompok nomor 2 untuk menyamarkan dirinya. Jika tidak, maka tipe seperti ini akan datang dan langsung pulang begitu selesai makan dan menyalami mempelai.

Pulang bunuh diri.

But don’t worry my friends, bagi teman-teman gue yang termasuk dalam golongan ini, gue akan kasi beberapa tips :

Mandi, ya mandi dan berdandanlah. Karena siapa tau dalam acara kawinan ini anda akan menemukan tamu lain yang juga single. Who knows?

  • Ajak seseorang untuk menemani anda, bisa itu gebetan, teman wanita, tetangga, atau bahkan anggota keluarga. Asal jangan anggota FPI!
  • Sewa SPG. Jika anda punya budget berlebih, maka sewalah SPG untuk menemani anda ke pesta undangan. Pastikan dia memakai baju yang pantas dan bukan memakai baju sponsor rokok sebelumnya. Karena ingat mas, ini kawinan, bukan acara musik!
  • Pasrah, berdoa saja mas. Gak papa kok jomblo, asal IPK diatas mukamu ganteng. Ngga juga? Errr, jauhi tali temali yang nganggur teman.

Jadi, sejauh ini? Anda termasuk golongan tamu yang keberapa?