Kamu tau aku bukan orang yang suka ngomong manis secara langsung.

Kamu juga tau kalau kemampuanku untuk bersikap romantis sudah berkurang jauh sejak aku sakit. Atau sejak aku bertambah tua katamu.

Mungkin memang benar, energiku untuk berbuat ekstra sudah tidak sebanyak dulu.

“Kasian kamu..” kata ku

I am sorry.

But hey, it’s not about me. It’s you. Today is your birthday!

So where do I begin?

Let me tell you something about being twenty five.

Being twenty-five is not easy. All the pressures, deadlines, dreams, wishe and responsibilities are crushing.

Di umur ini kamu akan dianggap sudah benar-benar dewasa. Sudah bertanggung jawab kepada diri sendiri, dan mungkin terhadap orang lain.

Di umur ini harusnya kamus sudah benar-benar mengerti apa artinya konsekuensi.

Di umur ini juga kamu akan kehilangan banyak orang. Some people will go. Beberapa akan memutuskan untuk pindah, karena beberapa orang memang ditakdirkan untuk sekadar singgah.

But don’t worry, some people decided to stay. And for those who stay, keep them close.

Umur dua puluh lima juga akan dipenuhi banyak momen untuk membuat pilihan.

Akan banyak masa dimana kamu akan merasa ragu-ragu, untuk diam atau terus maju. Bingung memutuskan untuk istirahat atau mengambil tantangan yang lebih hebat.

But it’s okay, I know you’re gonna make a good decision. You chose me, didn’t you? hehe..

Beberapa tahun terakhir, aku menjadi saksi betapa kamu sudah bertumbuh. Keluar dari zona nyaman. Berproses dan ber-progress.

You have no idea how much you’ve grown. Bertumbuh menjadi pribadi yang menyenangkan, tapi berani mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

I am not saying this quite often, but.. ” I am so proud of you. I really do.”

So this is it, your birthday. Without flowers nor surprises. I really wish you a happy birthday.

You are always in my mind and my prayers. And I do want to keep saying this for the upcoming years.

Happy Birthday, You!