Apa itu rindu?

Sebuah rasa aneh yang muncul di ulu hati?

Atau cuma sebuah kepingan nostalgia yang melintas di kepala?

Rindu itu tak berpintu dan tak berjendela.

Ia hanya sebuah ruangan kedap udara,

Yang semakin lama semakin menyiksa.

Rindu itu tak bertepi,

Menembus semua batas-batas imaji.

Membongkar semua lipatan-lipatan memori.

Rindu itu tak bersuara

Layaknya sang raja bisu yang duduk di singgasana

Meniupkan siksa kepada hamba sahaya.

Rindu itu tanpa batas,

Terbaring manis dibalik tarikan nafas.

Bersembunyi, siap untuk terbang bebas.

Dan disini aku terbaring,

Tersiksa oleh kenangan-kenangan yang muncul beriring.

Diperkosa oleh kerak masa lalu yang perlahan mulai mengering.

Rindu itu tak kenal waktu

Kadang muncul di hati yang telah membatu.

Atau hanya hinggap di pelepah ingatanku.

Rindu itu…kamu

 

 

PS : Puisi ini ditulis setelah selesai membaca “Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh” karya Dewi Lestari. Novel luar biasa yang mempengaruhi gue untuk kembali menulis puisi. Setelah terakhir gue lakukan waktu SMP :p