Pekerjaan utama gue sebagai seorang akuntan membuat gue susah untuk menulis postingan-postingan baru untuk blog ini.

Tanggal-tanggal segini untuk seorang akuntan, benar-benar tanggal yang penuh dengan deadline. Kerjaan menumpuk ampe napas aja susah. Jadi gue sangat sulit untuk mencari waktu untuk menulis. Jadi mohon maaf kalo untuk beberapa minggu ke depan, tulisan gue gak sebanyak biasanya.

Anyway, seperti tradisi di blog ini, gue selalu memulai tahun baru dengan postingan resolusi. Kayaknya cuma tahun 2013 yang lupa gue tulis. Gue lagi sibuk patah hati waktu itu, sekarang juga sih. Hahahaha. *ngambil tissue*

Sebenarnya menulis resolusi tiap awal tahun baru buat gue bukan buat gaya-gayaan, bukan sekedar pengen mengikuti trend. Tapi lebih dari itu.

Buat gue pribadi, menulis resolusi itu kayak ngasih target personal buat diri gue sendiri tentang apa yang harus gue raih dan gue lakukan sepanjang tahun ini. Dan untuk melihat ke belakang, dan belajar apa saja yang bisa gue lakukan untuk menjadi lebih baik.

Karena kalau gak tertulis, gue biasanya akan terlena dan lupa mau ngapain. At the end, cuma bisa bilang : “Shit, gue setahun ke belakangan ngapain aja?”

Bukan menjadi ambisius, tapi lebih ke menentukan target. Alias punya tujuan hidup, gak cuma bilang “let it flow”. Karena menurut gue, yang cuma bilang “let it flow” itu cuma tokai ngambang.

Resolusi pertama gue di 2011 dan 2012 sepertinya sudah berhasil gue lakukan. Memulai langkah gue untuk bisa traveling keliling dunia sebelum gue mati. Filipina dan Jepang sudah berhasil gue datangi. Jadi tinggal melanjutkan trend nya aja gitu.

Untuk resolusi 2012 yaitu menerbitkan buku juga sudah berhasil. Buku tulisan gue dan teman-teman yang berjudul Traveloveing2 sudah berhasil nongol di toko buku di bulan Oktober 2013. Udah baca belum?

Dan untuk tahun 2014, gue ngasih diri gue target sebagai berikut :

1. Lebih sehat.

Lebih sehat ini maksudnya ganda. Sehat secara jasmani dan rohani. Gue pengen physically lebih sehat di tahun ini. Jadi mungkin gue akan rutin berolahraga atau bahkan nyobain olahraga-olahraga baru kayak nyobain ikut #BajakJKT kemarin. Kalaupun gak doyan, at least bisa jadi tulisan kan?

Sehat yang kedua juga merujuk ke kondisi rohaniah. I want to find my inner peace this year. Learn how to forgive and learn how to let go. And try to have a better relationship with God. Ada amin?

2. Money management.

Ini gak usah dibahas terlalu detil lah ya. Intinya pengen lebih baik aja dalam masalah ini. Bisa mengatur mana uang buat jajan, uang tabungan dan investasi masa depan. Because sometimes in the future, I have to do it when leading my family. Sesederhana itu.

3. Menerbitkan buku solo

Bukan, ini bukan tulisan tentang kota Solo. Tapi gue pengen di tahun ini gue bisa menulis buku sendirian. Dan kayak kata Maher Zein : “Insha Allah, ada jalan”. Tungguin aja tanggal mainnya.

4. Beasiswa master

Mimpi ini sudah gue tulis sejak 2011, tapi hingga sekarang belum ada kemajuan. Mimpi ini bahkan sudah hampir gue coret demi seseorang. But anyway, karena satu dan lain hal, mimpi ini kembali menyala, bahkan lebih sinarnya lebih terang dari sebelumnya. So let this dream continues.

 

Di awal tahun pula biasanya kita bisa melihat ke belakang, dan kembali memikirkan hal-hal yang sudah terjadi. Orang-orang yang memutuskan untuk pergi hingga orang-orang yang tetap setia menemani.

Di awal tahun ini, gue berharap gue bisa menjalani 2014 tanpa penyesalan. Bisa jadi lebih dewasa. To do better, to give more, to love more. And stop worrying about “what if..”

Kayak quote yang sering banget beredar di internet.

 “Forgive, not because they deserve forgiveness. But because you deserve peace.”

Jadi, apa resolusi tahun baru kalian?