Halo semua pembaca romeogadungan.com.

Apa kabar dunia? Tetep asik? (korban kring kring olala.)

Oia, pertama-tama selamat beribadah puasa di bulan Ramadhan bagi pembaca romeogadungan.com yang menjalankannya.

Udah berapa bolongnya? hehe..

Pembaca romeogadungan.com yang berhasil puasa sebulan penuh nanti gue doain dikasi THR oleh bos atau orang tuanya masing-masing. Kalo udah dapet, jangan lupa bagi-bagi gue ya?

Oia, mohon maaf lahir batin deh, kan biasanya orang kalo mau Ramadhan suka minta maaf.

Nah kali ini gue latah deh. Gue minta maaf sebesar-sebesarnya kalo gue pernah nulis hal-hal yang mengganjal di hati. :)

Ya ya?

Oke, lanjut.

Ada hal yang pengen gue bahas kali ini.

Gue, adalah orang yang dilahirkan dengan nama yang lumayan panjang. Dan sangat Indonesia.

Tirta Agung Prayudha. Itu nama lengkap gue.

Buat beberapa orang, nama-nama itu sepertinya terlalu panjang. Akibatnya, gue memiliki beberapa nama panggilan lainnya seperti si Tampan, atau si Ganteng.

Hal ini pernah gue tulis disini.

Punya nama panjang, memiliki beberapa kelemahan. Yang pertama adalah, dengan bernama panjang, gue akan menghabiskan waktu lebih lama ketika mengisi kolom nama di lembar jawaban komputer beberapa ujian seperti SPMB.

Dulu, gue rada iri dengan orang-orang bernama pendek seperti Budi, Mico, Agus.

Yang ketika gue masih membulatkan lingkaran nama terakhir gue di lembaran SPMB, mereka mungkin udah nyampe soal no. 26. Dan beberapa hari ini, di kantor baru, gue menghadapi masalah baru dengan nama gue.

Memiliki nama yang lumayan panjang dan sangat Indonesia, sepertinya agak menyulitkan orang-orang asing.

Begini ceritanya, auuuuuuu….

Beberapa hari yang lalu, gue terpaksa menghubungi global IT helpdesk untuk menanyakan sesuatu yang berkaitan dengan sistem yang lagi eror di kantor.

IT helpdesk ini berlokasi di Amerika.

Dengan mengumpulkan keberanian dan tekad yang bulat agar berani teleconference serta modal bahasa Inggris yang pas-pasan, gue siap untuk menelepon.

Jadi disinilah gue, berdiri menghadap telepon untuk bersiap memulai percakapan sambil memegang selembar kertas berisi pertanyaan-pertanyaan gue, sebagai panduan agar gue ngga terlalu gagap nantinya dalam mengungkapkan pertanyaan gue.

“Hello, please say your name” operator wanita di ujung sana mulai berbicara.

“Hello, my name is Tirta, I have several questions for you. Can you please help me?”

“Okay Rita, which country are you from?”

“No no mam, My name is Tirta, and I’m from Indonesia”

“Sorry, can you repeat that?”

“Tirta mbak, Tirta.” jadi keluar Indonesia nya.

“Dhirta? Di as in Delta?”

“Ya Allah!”

“Ya Allah???” kata dia bingung

“Arrrrrgrgggggghhhh!”

“Can you just tell me your last name?” (karena login system di kantor gue sistemnya last name, first name)

“Oh shyt! This doesn’t make it any better” kata gue dalam hati. Mulai panik

“Hmmmm, Prayudha..” kata gue ngga yakin.

“……………………………”

“Can you repeat that?” kata si mbak operator.

“Prayudha mam”

“Hahahaha”

“………………” (kok malah ketawa dia? Mulai curiga kalo gue salah nelfon ke rumah sakit jiwa)

“Can u repeat that very slowly?” kata dia

“Is that hard for you to say my name?” tanya gue mulai frustasi.

“yes, please spell it slowly”

“Okay, P as in Papa, R as in Romeo, A as in Alpha, Y as in Yankee, U as in Ungu (emang dia tau ada Band Ungu? bodo amat!), D as in Delta, H as in Hongkong (mulai ngasal), A as in Alpha,”

“Ohhh, Prayudha.” kata dia

“Yes mam!” Akhirnya dia bener, gue langsung berniat sujud syukur.

“And you’re from Indonesia?”

“Yes.”

“Hmmm, I’m so sorry I can’t help u with technical stuff. If you need any help from technical team, please contact our helpdesk in Bangalore, India. You can dial this number…” kata dia sambil ngasih suatu nomor internasional.

“………………………………………………”

Arrrrgghhhhhhhh!!!!

Gue mulai berpikir untuk menyobek-nyobek baju gue dan segera berubah menjadi Hulk.

Tapi segera gue batalkan, karena gue yang telanjang akan lebih terlihat seperti Ony Syahrial di Tuyul dan Mbak Yul daripada Hulk.

Maka segera gue tekan nomor yang dia kasih ke gue.

Tuuutttt.. tuuuuuutttttttt….nada sambung mulai terdengar.

“Yes hello?” kata operator diujung sana. Kali ini pria dengan logat India yang sangat kental.

“ Yes, my name is Tirta and I have some problems here..”

“Yes Virta, What can I do for you?”

“…………………………………………………….”

 

This gonna be a loooooooooong day.