Disclaimer : Postingan kali ini benar2 subjektif. Murni pendapat gue, kalo lo setuju, lo boleh ngangguk sambil senyum-senyum sendiri.

Kalo ga setuju,ya harus setuju ya, ya?

Begini, dalam Jomblo-nya Adhitya Mulya ada kata-kata yang bilang gini kalo engga salah.

Wanita itu makhluk yang kompleks, ngga kayak kita para pria yang sesimple sapi.

Memang ada benarnya, tapi gue ngga sepenuhnya setuju. Wanita memang sulit dimengerti, gue akui itu.

Fluktuasi sifat wanita kadang membuat para pria pengen garuk-garuk tanah.

Buat yang cowo yang lagi baca tulisan ini :

Pernah ga lo ngalamin peristiwa kayak gini. Si cowo nelfon cewe nya malem2..

Cowo (berusaha mesra dan perhatian ke pacarnya) : ‘dek, udah makan?’

Cewe (lagi jutek, pms mungkin) : ‘belom’

Cowo : ‘ohh, kok belom makan??aku anterin makan ya??’

Cewe : ‘ga usah, kasian kamu kesini malem2’

Cowo : ‘ohh gitu, yaudah deh. Besok pagi langsung sarapan ya, biar ga atit’ (iya gue tau, gue juga jiji baca tulisan gue sendiri)

Cewe : ‘Kok gitu doang sih??dasar ga perhatian!!!’

Cowo (berpikir kalo tadi baik2 saja) : “lah, katanya ga mau??kok sekarang jadi marah???”

Cewe : ‘yah, kamu sih nawarinnya ga ikhlas, paksa2 kek!!!”

Cowo : (nyari tali jemuran)

See the point, kadang dimata cewe, iya berarti ngga, dan ngga kadang berarti iya. Berarti teori Adhitya Mulya diatas bener dong??

Hohoho. Bentar dulu..Wanita memang kompleks, tapi kaum pria juga ngga sesimple sapi.

Yang gue pengen bilang disini adalah Pria juga manusia, punya mata punya hati. Kita juga punya sisi-sisi ngetrik yang mungkin ga banyak diketahui wanita..

Berikut gue ungkapkan sedikit rahasia pria, Analisis ini gue buat berdasarkan pengamatan terhadap pria berumur sekitar 17-40 tahun (sok ilmiah).

1.Pria sangat senang merasa dibutuhkan

Oleh karena itu, kalian para wanita sering2lah minta bantuan ke pria.

Pria sejati akan dengan senang hati membantu, karena hal itu akan membuat mereka merasa seperti pahlawan. Ingat kodratnya, kayak lirik lagu lawas..

wanita di dada pria sejak dulu’.

Tapi jangan minta bantuan yang bisa membahayakan nyawa, seperti : minta tolong dari gangguan preman, tapi premannya ada dua truk.

Atau yang menjatuhkan harga diri kayak, minta tolong buat pijitin kaki temen lo. Percuma, ngga akan ditolongin.

Ingat, kami pengen jadi pahlawan bukan jadi pembantu.

2. Pria tidak bisa lepas dari beberapa hal, antara lain:

a. Pornografi.

Porn was made for boys. Kenapa gue bisa berani bilang gini, karena gue rasa jarang sekali ada pria yang ngga suka melihat foto wanita cantik berpose sensual basah kena air sambil tiduran. Itu alamiah. Its our mojo!

Memang sih ada beberapa pengecualian seperti:

1) pria itu sudah haji,

2) pria buta,

3) pria homo,

4) Pria buta yang sudah haji. atau ;

5) Pria homo yang buta (kasian banget nih orang. hahahaha)

 

b. Pria tidak bisa lepas dari teman-temannya.

Gue pernah dengerin curhat temen cewek gue yang bilang kalo pacarnya lebih memilih temen2nya daripada ceweknya sendiri.

Menurut gue itu wajar, karena pria itu ngga mau dan tidak bisa dikekang jiwa liarnya.

Mereka butuh bergaul dengan sesama pria lainnya untuk membicarakan hal-hal yang ngga bisa dibicarakan dengan wanita, sekalipun pacarnya sendiri.

Hal-hal khas lelaki seperti politik, sepakbola, cara cukuran yang baik, miyabi, ataupun gossip selebriti terbaru.

Yes, men also loves gossip.So what?

c. Pria tidak bisa dilepaskan dari hobinya.

Hal ini dikarenakan pria memiliki sifat kekanak-kanakan didalam dirinya. Dengan menyalurkan hobi, pria bisa menyalurkan juga sisi kekanak-kanakannya tanpa harus ditertawakan oleh masyarakat.

Misalnya pria yang hobi balapan, dia bisa menyalurkan kecintaannya terhadap mobil tanpa harus main mobil-mobilan di kantor.

Bisa dibayangkan bagaimana sulitnya seorang pria dewasa bisa main mobil-mobilan dengan bebas tanpa tatapan ‘oh-tuhan’ dari orang lewat.

 

3.Pria lebih rasional ketimbang wanita yang lebih emosional.

Hal ini tidak perlu dibantah lagi. Kita semua mengakuinya, hal ini disebabkan karena pria lebih banyak menggunakan otak kirinya daripada otak kanannya (kalo enggak salah).

Oleh karena itu,pria cenderung lebih berpikir logis daripada wanita yang berpikiran berdasarkan perasaan.

Bingung?? Gue akan berikan sedikit ilustrasi:

Ketika seorang anak jatuh dari pohon dan terluka parah, maka:

Ibunya : Akan menangis terlebih dulu, baru membawa anaknya ke rumah sakit. Emosional.

Bapaknya : Akan membawa anaknya kerumah sakit terlebih dahulu, baru disana menangis sejadi-jadinya. Bayar rumah sakit kemahalan. Logis.

-to be continued-

Oke.segitu dulu dari gue. Nanti mungkin akan gue ungkap lagi sisi lain dari seorang pria. Mau tidur dulu, besok gue rodi lagi.