Beberapa hari yang lalu, gue memutuskan untuk  memanfaatkan salah satu fasilitas kantor yang selama ini belum pernah gue gunakan.

Bukan, bukan toilet cewe, melainkan fasilitas spa dan gym yang bisa digunakan gratis untuk karyawan.

Istilah gaulnya, fitness center.

Tapi sebenernya, gue bukanlah orang yang suka fitness. Gue adalah orang yang mencari keringat dari sebuah kegiatan yang bernuansa main. Jadi, olahraga gue adalah main sepakbola, futsal atau badminton.

Karena dengan nuansa main gini, capenya ga terlalu kerasa dan ga bosen. Tiba-tiba keringat udah ngucur.

Lagipula, salah-salah fitness, badan gue bisa terlihat aneh. Yaahhhh, khas cowo fitness yang salah asuhan. Badan besar berotot tapi kakinya kecil.

Tapi dengan melihat kadar asam urat dan kolesterol yang sudah membumbung tinggi, memaksa gue mencari cara untuk tetap sehat.

Salah satu anjuran dokter di hasil medical check up gue adalah berolahraga seminggu 3x.

Karena akan sangat susah untuk mencari teman yang mau, atau lebih tepatnya mampu untuk main futsal seminggu 3x, maka salah satu jalan keluarnya adalah menggunakan fitness center milik kantor ini.

Toh gratis ini, begitu pikir gue.

Jadi sudah beberapa hari ini, gue menyempatkan diri untuk nge-gym (cailah nge-gym) sehabis jam kerja. Gue sih ga suka ngangkat-ngangkat barbell, takut salah angkat nanti yang ada malah tete gue jadi gede sebelah.

Jadi gue cuma lari di treadmill, sit up beberapa set, trus nyemplung ke kolam renang, buat maen aer.

Inget, maen aer, bukan berenang.

Iye, gue gak bisa berenang, gue ngaku.

Beberapa lama menghabiskan waktu di dalam fitness center, gue bukannya membentuk badan, gue malah mengamati orang-orang yang ada disana. Karena orang-orang yang ada disana itu lucu dan unik banget.

Dari hasil pengamatan ini, akhirnya gue bisa menulis disini, beberapa jenis pria yang ada didalam tempat fitness.

Cekidot!

1. Si gendut.

Orang-orang ini adalah orang yang serius fitness untuk murni untuk mengurangi berat badan.

Kandungan lemak di perut sudah sangat gawat sehingga perutnya udah offside. Kondisi ini bisa memicu penyakit-penyakit lain yang lebih mematikan.

Biasanya ini adalah bapak-bapak bos, berkaos putih, dengan celana pendek dan sepatu tennis. Mereka cuma menghabiskan waktu di treadmill ampe basah banget. Kuyup-kuyup deh.

2. Si gemar dandan.

Kategori ini sepertinya jenis yang paling banyak kita temui di fitness center di Jakarta. Kategori yang menjadikan fitnes tidak hanya menjadi sebuah kegiatan berolahraga, tapi juga telah menjadi sebuah gaya hidup.

Mereka ini berpakaian mau nge-gym kayak mau fashion show.

Celana Nike, sepaket ama bajunya teknologi terbaru yang menyerap keringat. Sepatu lari bermerek sama yang khusus dibuat mengurangi daya redam selama berlari. Bau badan yang tetap terjaga.

Tempat minum yang dibawa juga ga sembarangan. Bermerek dan berisi minuman energi. Roso!

Jangan lupakan Ipod touch berisi playlist paporit yang selalu nyolok di telinga selama berlari di treadmill.

Dan tatanan rambut yang secara aneh ga berubah meskipun berkeringat sebanyak apapun.

Abis lari 5 menit, langsung udahan.

Anti klimaks.

3. Si binaraga

Yang jenis ini membuat seolah-olah tempat fitness adalah rumah keduanya. Pakaian yang biasa saja, cenderung pudar karena terlalu sering digunakan. Belt penahan perut melingkar di pinggang biar ga turun bero. Badan yang terlalu besar akibat over exercise.

Dan minuman berprotein tinggi pembentuk massa otot.

Beban yang diangkat minimal dispenser. Jangan macam-macam dengan jenis ini, jika kau tidak ingin lehermu dipelintir make kelingking.

4. Si sex sound

Ntah kenapa, selalu ada orang-orang jenis ini.

They always make a sound like they’re having sex with someone in the room when they lift a barbell. Ntah apa tujuannya.

Mungkin untuk memikat perempuan yang kebetulan sedang latihan disana.

“Uhhhhhh..”

“Arhhhhhhhhh”

“Uhhhhhhh”

“Arrghhhhhhh”

“Uhhhhhhhhh”

“Aaaaaaaaaaaaahhhhhhhh” suara erangan terdengar dari seorang mas-mas yang mengangkat barbell seberat setengah kg.

Udah mas? Lemes?

5. Si anak daerah

Yang jenis ini adalah biasanya, adalah orang yang belum pernah fitness. Biasanya maen layangan disawah, tiba-masuk tempat fitness. Baju kaos dengan celana panjang training dengan sepatu futsal.

Ga penting baju matching, yang penting ketek basah. Keringetan.

Tapi biasanya merekalah yang paling buas ngangkat-ngangkat barbell.

Biasa megang cangkul, sekarang megang barbell.

6. Si melambai.

Yang jenis ini agak menakutkan buat gue pribadi. Cowo dengan celana ketat yang mirip hot pants. Dengan bandana biar rambutnya ga acak-acakan. Kaos v-neck yang belahannya hampir ampe puser.

Yuk chyinnnnn. Akika mawar fitness dulu ya neeeekkk.

 

Begitulah, waktu di fitnes bukannya buat olahraga malah buat ngelitiatin orang lain.

Kira-kira gue masuk yang mana ya? hahahaha