Kali ini gue mau nulis sedikit serius ya?

Mengenai kondisi para pekerja muda dan untuk kalian juga pembaca yang masih calon pekerja.

Di usia gue yang segini, dan dengan kondisi yang sudah berstatus pegawai, kadang membuat gue miris dengan kondisi keuangan gue.

Udah kerja hampir 2 tahun kok masih gembel-gembel aja. Gaji hampir 2 tahun, kayak ga berbekas.

Dibilang kaya, ngga. Investasi, ngga ada. Tabungan, juga cuma seadanya.

Kondisi kayak gini, gak hanya gue temui di gue aja, tapi juga beberapa teman gue yang lain.

Teman-teman yang terkelompok dalam golongan yang sama.

Golongan kelas menengah.

Generasi yang bisa makan kenyang, punya smartphone canggih, punya kartu kredit dan kadang seminggu sekali membeli cappuccino di coffeeshop yang mahal, tetapi sangat rentan terhadap gejolak-gejolak ekonomi.

Generasi yang belum mempunyai jaring pengaman finansial.

Rumah pribadi belum punya, mobil juga masih warisan orang tua.

Rapuh!

Akhirnya, beberapa waktu yang lalu, gue tersadar dan mulai memutuskan untuk berinvestasi, karena gue sadar,

Menabung Saja Tidak Cukup!

Harus investasi!

Karena tanpa sadar, uang yang hanya dibiarkan menganggur di bank, akan tergerus inflasi.

Dan juga demi mempersiapkan masa depan, jadi gaji yang masuk tiap bulan ngga cuma numpang lewat doang di rekening bank.

Tujuannya apa, agar kita, generasi kelas menengah, menjadi generasi yang kuat. Generasi yang percaya sama dunia finansial kita sendiri.

Karena gue pegawai penuh waktu (blogger lepas waktu, hehe), gue ngga memilih untuk langsung berinvestasi di dunia riil.

Ga ada waktu menjadi alasan utama gue.

Berinvestasi di dunia finansial menjadi pilihan gue.

Berinvestasi di bursa kita sendiri.

Di rumah kita sendiri!

Agar bursa kita tidak ‘dikuasai’ oleh dana asing, sehingga ketika terjadi krisis ekonomi global, dan dana asing keluar dari bursa, ekonomi kita tidak akan lumpuh.

Karena orang Indonesia, sudah percaya dengan ekonomi bangsanya sendiri.

Memang selama ini, kita selalu dibayang-bayangi oleh stigma saham yang buruk tentang dunia finansial apalagi investasi saham dan sebagainya, mulai dari kemungkinan rugi yang sangat besar hingga pendapat bahwa bermain saham itu haram.

Padahal, bertransaksi di bursa telah mendapat fatwa halal dari MUI.

Gue sendiri awalnya bingung, ingin tau bagaimana caranya.

Awalnya gue cuma suka baca-baca berita keuangan, mulai dari koran atau portal berita.

Kalo beli koran, segmen bisnis dan keuangan adalah bagian ketiga yang gue baca setelah segmen olahraga dan gossip. Hahaha

Tapi kadang gue ga bisa menemukan artikel yang lengkap, Karena kadang, berita-beritanya terlalu umum, gue perlu referensi yang lebih dalam.

Gue butuh yang lebih detail.

Akhirnya, dari googling sana-sini, gue ketemu satu portal berita yang lengkap membahas masalah bisnis keuangan.

Namanya Kontan dengan alamat lengkap di www.kontan.co.id

Awalnya gue cuma pengen tau masalah reksadananya. Tapi sekarang malah melebar baca-baca tentang saham, emas atau malah ampe ke bagian peluang usaha.

Komplit untuk sebuah portal berita keuangan.

Tujuannya sih cuma satu, biar ga lemot dan buta banget masalah dunia keuangan.

Rasanya malu jadi anak ekonomi, tapi ga update ama kondisi dunia keuangan.

Kontan ini isinya lengkap, dan bahasanya juga gak terlalu berat, bisa dipahami untuk masyarakat awam.

Tapi sayangnya, ada beberapa kelemahan yang gue liat dari Kontan.

1. Font dan waktu loading.

Font yang digunakan kontan masih terlalu standar, agak kaku. Mengurangi kenyamanan dalam membaca artikelnya. Dan mungkin karena efek flash dari grafiknya, waktu yang dibutuhkan untuk membuka situs ini menjadi sedikit lebih lama.

2. Fitur share

Fitur share ke facebook atau ke twitter nya cenderung kuno, dan warnanya agak nyaru, jadi susah mencarinya.

3. Fitur tambahan.

Gue awalnya buta dan haus akan informasi tentang investasi, dan berharap akan menemukan semacam ‘kelas’ atau tutorial ‘step-by-step’ untuk para investor pemula seperti gue ini.

Hal ini yang belum gue temukan di Kontan. Fitur lain yang akan sangat gue tunggu, adalah jika ada semacam tips-tips realistis dari para perencana keuangan mengenai investasi dan financial planning.

4. History Produk

Gue pengen ketika membuka Kontan suatu saat nanti, dan memilih untuk mencari data history dari suatu saham tertentu, gue dapat menemukannya di kontan.

Bisa berupa grafik yang dinamis dan ditambah sedikit profil perusahaan, maka akan sangat luar biasa.

Bisa juga diaplikasikan untuk produk-produk reksadana. Grafik dengan tampilan dinamis akan sangat membantu

5. Fun facts

Semoga nanti akan ada fitur ini, fitur dimana akan dijabarkan sedikir ‘fun facts’ tentang kondisi dunia perekonomian Indonesia. Bisa sejarah salah satu emiten, atau sejarah bursa, profil trader Indonesia yang paling sukses, dll.

6. Use some tagline dude!

Ya, buatlah tagline untuk portal ini, sehingga bisa lebih nempel di kepala para pembaca anda. Kata-kata seperti “Jangan berinvestasi, sebelum baca Kontan!” akan terdengar lebih cool dan gaul. hehe

Kontan sejauh ini, buat gue (ya, gue. Seorang investor pemula) telah menjadi salah satu sarana mencari tau cara dan pilihan berinvestasi di dunia keuangan Indonesia.

Atau at least, bisa mengerti kondisi dunia keuangan dan kondisi pasar modal Indonesia.

Agar nanti, saya, anda dan kita semua bisa mengerti dengan kondisi pasar kita sendiri. Percaya untuk berinvestasi di rumah kita sendiri.

Dan pada akhirnya bursa serta ekonomi kita berdiri diatas kakinya sendiri.

Semoga.