Belakangan ini gue menyadari suatu hal. Gue mempunyai banyak sekali nama, mulai dari nama pemberian orang tua, teman, ampe nama panggilan. Lengkapnya akan gue bahas satu-satu.

1.Tirta Agung Prayudha.

Nama ini murni pemberian orang tua, aslinya sih nyokap yang ngasih nama ini.

Tirta = Air

Agung = Suci

Prayudha = Sebelum perang

Jadi arti nama gue ini adalah Air Suci Sebelum Perang. Hehehe, mantap kan?

Jangan dipelesetin jadi air suci dari ketek, air suci dari idung atau air-air lainnya. Pokoknya jangan.

Nama ini masih gue gunakan ampe sekarang untuk kerja dan untuk ngutang ke warteg sebelah kosan.

2. Frian Al Gaffar

Nama ini adalah pemberian bokap. Namun nggak jadi karena nyokap lebih memaksa nama yang pertama. Kata bokap gue, ada nama lain yang dipersiapkan buat gue seandainya nama ini ga jadi dipake.

“Zulkhairi

……………

Untung ngga jadi. Thank God. I love u Mom.

3. Abenk

Nama ini ide kakak gue. Plesetan dari abang. Ceritanya gini, dulu dirumah gue, gue adalah anak laki-laki tertua jadi dipanggil abang.

Tapi nyokap gue juga manggil bokap dengan panggilan sayang yang sama yaitu abang juga.

Jadi waktu nyokap manggil abang akan ada 2 orang yang nyahut. Yang satu gagah, yang satu cacingan.

Jadi, untuk mengindari salah tabok, gue akhirnya ngalah dan menyerahkan nama ‘abang’ ke bokap gue.

Sampe sekarang gue masih dipanggil abeng kalo dirumah..

4. T-tse

Ok. this sounds silly. Tapi nama ini gue dapet pas jaman-jaman meteor garden, waktu kelas satu SMA.

Karena tampang gue mirip Tao ming tse yang dipanggil A-tse maka gue dipanggil T-tse. Bedanya, T-tse yang disana ganteng, yang disini ingusan

Alasan sebenarnya karena dikelas gue waktu itu, ada 4 orang yang namanya berawalan huruf T, termasuk gue.

Jadi kami mau ngikut-ngikut F4 (F-tse) dengan bikin geng T-tse, (buat yang belom ngerti : 4 orang yang namanya berawalan huruf ‘T’), yah sebelas duabelas lah ama yang di taiwan, dengan gue sebagai pemimpinnya.

Dan sejak itu gue dipanggil T-tse.

Bego. Next!!!

5.Tsu

Nah, kalo yang ini kerjaannya temen-temen satu kelompok gue pas waktu ospek dulu.

Nama ini cukup terkenal di awal-awal ospek dulu. Karena gue itu satu-satunya mahasiswa dari Aceh, dan waktu itu masih heboh-hebohnya tsunami.

Maka nama gue dengan suksesnya berubah menjadi tsu. Ngasih nama kok bencana. Kok ngga sekalian aja jadi…Lumpur Lapindo dengan nama panggilan LuLa..Sebel..

6. Pogam.

“…….”

No comment.

I know, That name sound like s**t.I don’t like that name either.

I don’t know where this name came from.

7. Tirta Sinatria

Nama ini lahir akibat kemiripan gue ama abang gue yang satu lagi. Darius. Keliatan banget kan miripnya??

 

 

Punya nama banyak ternyata memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Ngga jarang gue mengalami kejadian seperti ini.

Gue : (mau mesen lapangan futsal lewat telepon)

Petugas : “Iya, lapangannya di booking atas nama siapa ya mas?”

Gue : “tirta”

Petugas : “oh siap, wita”

Gue :”bukan mas, TIRTA”

Petugas :”Oh maaf2, Rita yah?”

Gue :”tirta,t-i-r-t-a!”

Petugas : “Ohhh….dirta”

Gue : ”……..”

Gue : “bukan mas,ini dengan salah sambung” *ngebanting telepon*