Ini adalah postingan terakhir di tahun 2013.

Biasanya, gue akan bikin satu postingan di awal tahun dan satu postingan di akhir tahun untuk kembali merefleksikan apa apa saja yang sudah berhasil gue raih atau pelajari selama setahun ke belakang.

Kenapa gue suka menulis hal ini? Karena buat gue, ini kayak reminder agar selalu punya target dan tujuan hidup, bukan hanya sekedar bergerak terbawa arus.

Tahun ini gue berhasil mencoret satu dari resolusi 2013 gue yaitu menerbitkan buku. Traveloveing 2 bisa keluar di bulan Oktober 2013 setelah setahun proses penulisan. Ini adalah novel pertama gue hasil dari menulis bareng teman-teman penulis yang lain.

Tahun 2013 buat gue bukan tahun yang terlalu baik. Entah kenapa, gue gak terlalu suka tahun ini. Ada beberapa hal di dalam tahun ini yang membuat gue bisa berkata : “Shit, I wish I can do better”

Tapi dalam hal dunia penulisan, 2013 bukanlah hal yang buruk. Terutama masalah blogging.

Menginjak tahun ketiganya, romeogadungan.com telah bertumbuh dengan cukup signifikan. Traffic harian gue melonjak lebih tiga kali lipat dari sebelumnya. Traffic selama 2012 yang cuma 88ribu views melonjak menjadi 260ribu views di tahun 2013.

Average views per hari naik dari 243 menjadi 724. Masih sangat jauh dari target gue 10ribu views per hari.

Rekor postingan paling banyak dibaca masih dipegang artikel Koreksi Felixsiauw dengan 22.640 views dalam satu hari. Disusul oleh postingan Mencoba Lari : #BajakJKT kemaren dengan 20.392 views dalam satu hari.

Rekor bulanan kali ini dipegang oleh bulan Desember 2013 sekitar 80ribu views dalam satu bulan.

Itu sekelumit tentang romeogadungan.com dalam tahun ini. Sisanya, hanya hal-hal lain yang terlalu teknis untuk gue bagi disini.

 

Satu tahun lagi telah berlalu, dan saatnya menyambut tahun baru yang akan datang. Menutup satu lembaran yang sudah terisi penuh dan membuka halaman baru yang masih putih bersih.

Buat gue pribadi, 2013 telah membantu dalam proses pendewasaaan. I hit my rock bottom in this year. And now it’s time to bounce back.

Meskipun begitu, gue tetap bersyukur. Karena seperti iklan deterjen yang bilang “gak kotor, gak belajar”.

Terima kasih 2013, selamat datang 2014.