Memoar Perjalanan

Paspor

Waktu gue kecil dulu, rasanya gue susah sekali untuk pergi jalan-jalan. Tidak ada cerita tentang liburan mengunjungi nenek di desa. Kalau gue ingin mengunjungi nenek, gue cukup pergi ke kamar belakang. Nenek gue memang tinggal bersama keluarga kami.

Oleh karena itu, rasanya susah sekali buat gue untuk menulis cerita-cerita liburan setiap pelajaran mengarang di awal caturwulan. Imajinasi gue terbatas, hanya bisa melihat dunia dari sebuah layar kaca di ruang keluarga.

Dan sejak itulah, gue bermimpi melihat dunia.

Tumbuh dan besar di salah satu propinsi paling ujung di Indonesia membuat gue semakin ingin keluar dan berpetualang. Melihat tempat-tempat yang selama ini cuma bisa gue bayangkan. Tapi kok rasanya susah sekali. Faktor jarak, umur dan biaya sepertinya menjadi penghalang utama.

Dan mimpi itu mulai terwujud sejak gue berhasil… Lanjut ta.. | 16 Comments

Enam hal yang harus dilakukan di Derawan.

Setelah tau gimana caranya ke Derawan, kini saatnya gue kasih tau aktivitas yang bisa dilakukan di Derawan. Buat penyuka pantai, Derawan menawarkan liburan tenang yang bisa menyegarkan kembali pikiran anda.

Kisah asal nama Derawan sendiri mirip telenovela. Ada pulau Derawan (perawan) yang ditaksir oleh Sangalaki (sang Lelaki) dan ada Maratua (mertua) yang melarangnya. Gue sendiri lupa pulau Kakaban itu berperan dari nama siapa

Buat gue pribadi, ada enam aktivitas yang paling menyenangkan selama gue di Derawan. Kita mulai dari yang paling sederhana ya?

1. Duduk menikmati pantai Derawan

Mungkin ini terdengar sangat sederhana. Tapi buat gue, ini adalah salah satu kegiatan yang paling gue suka kalau pergi ke pantai. Duduk di sebuah kursi malas menikmati angin laut, di sebuah pantai berpasir… Lanjut ta.. | 6 Comments

Liburan ke Tanjung Bira

Dari Makassar, gue akhirnya melangkahkan kaki gue ke Tanjung Bira. Dengan menyewa mobil beserta supirnya, gue dan teman-teman gue menempuh jalur darat dari Makassar ke Bira.

Tanjung Bira adalah sebuah pantai yang luar biasa cantik yang ada di Kabupaten Bulukumba di Sulawesi Selatan. Untuk menuju kesana, kita akan melewati beberapa kabupaten sejak berangkat dari kota Makassar.

Kabupaten pertama yang kita lewati adalah Kabupaten Gowa. Kabupaten ini adalah salah satu inspirasi untuk Dian Sastro waktu ikutan main film AADC.

“Trus salah Gowa? Salah temen-temen Gowa?!”

Kabupaten ini adalah daerah asal pahlawan nasional Sultan Hasanuddin, yang karena keberaniannya mendapat julukan Ayam Jantan dari Timur oleh Belanda. Kebayang gak kalo Olga juga hidup di jaman kemerdekaan, mungkin Belanda juga akan menjulukinya menjadi Ayam Goreng… Lanjut ta.. | 5 Comments

Kuliner selama traveling..

Setelah pulang dari Liburan ke Bali beberapa waktu yang lalu, akhirnya foto-foto selama liburan itu di share ke semua orang di lantai gue. Termasuk orang-orang yang ngga ikutan pergi.

Awalnya gue ngerasa gak masalah. Ampe akhirnya gue sadar kalo ada foto-foto seronok gue di pantai dengan kondisi perut tidak senonoh yang ikutan disebar.

Foto foto yang seperti ini.

Ya, gue emang menggendut sejak masuk kerja. Setelah dipikir-pikir, gue gak terlalu banyak makan, porsinya normal kok. Portugal. Porsi Tukang Gali.

Dan ngomongin makanan, gue emang suka makan. Tapi yang harus cocok dengan selera gue. Lidah gue kampungan, ngga cocok ama makanan aneh-aneh. Sangat Indonesia.

Dan ngomongin makanan ini, ketika gue jalan-jalan, gue selalu mencari makanan tradisionalnya. Maksud gue, Indonesia… Lanjut ta.. | 7 Comments

Picik..

Beberapa waktu yang lalu, dalam perjalanan pulang arus balik ke Jakarta. Gue naek salah satu maskapai lokal. Maskapai singa lebih tepatnya.

Mood balik ke Jakarta sudah dirusak dengan mahalnya harga tiket yang melambung dan padatnya bandara Polonia di Medan.

Ntah mengapa, kondisi bandara-bandara di Indonesia pada saat-saat arus mudik seperti ini sontak berubah menjadi terminal bus antar kota.

Para pengantar yang duduk di lantai bandara, teriakan-teriakan menawarkan taksi dimana-mana, pengumuman bagi para penumpang telat yang diteriakkan berulang-ulang oleh petugas bandara.

“Yang Palembang!! PALEMBANG 11.30!! PALEMBANG!!”

Kombinasi dari ketiganya, membuat rasa nyaman di bandara menjadi sangat jauh berkurang.

Akhirnya, dengan kondisi badan yang lelah, mood gue hari itu udah kacau.

Nyampe didalam pesawat, mood gue diperparah dengan begitu banyaknya orang yang masukin barang-barang yang… Lanjut ta.. | 9 Comments

Day 8,9 & 10 – Singapore

Keterangan :

tulisan hitam : putu

tulisan merah : romeogadungan

 

Inilah dia, negara terakhir dalam trip asia tenggara kita kali ini,

Singapore,

Ya, siang hari kita nyampe di change airport.. Kita langsung menuju hostel di daerah bugis..

Dengan transportasi yang mumpuni disana, dengan pundi-pundi yang tersisa, dan tenaga yang masih ada (baca pos-pos sebelumnya) ga ada kesulitan berarti buat kita sampe di tempat tujuan…

Salut buat transportasi masal di Singapore.

Beres dari hotel, kita setuju buat nyari makan dulu.

Awalnya kita agak bingung mau makan dimana, ga tau gitu mau makan apa. Apa makanan khas Singapore. Apakah daging singa? Kita ngga tau juga.

Ternyata di belakang hotel kita menemukan tempat makan yang benar-benar tak… Lanjut ta.. | 11 Comments

Day 3, Hanoi – Vietnam

Dari LCCT kita bertolak ke Hon Bai International Airport di Hanoi, Vietnam.

Ketika gue masuk ke pesawat dan duduk di seat gue, mata gue langsung tertuju ke depan. Ke arah cewe cantik dan modis yang sedang berjalan ke arah gue.

Dalam hati gue langsung berbisik, “please duduk disebelah gue, please..

Dan ternyata Tuhan mengabulkan doa gue, cewe cantik nan modis ini duduk disebelah gue, yang cuma dipisahkan oleh lorong (aisle) di dalam pesawat.

Kenapa gue sangat senang, karena seperti dibaca dipostingan gue sebelumnya, di Kuala Lumpur ga ada cewe cantik! Gersang.

Jadi ketemu cewe cantik dan wangi ini sudah membuat hati gue senang. hahahaha

Begitu take off, gue langsung tertidur. Ngantuk karena semalamnya tidur telat akibat packing dan Curanmor (Curhat… Lanjut ta.. | 10 Comments