cerita tirta

Tiga Puluh Satu

Well, shit.

Gue udah berumur tiga puluh satu.

Agak aneh rasanya untuk menulis postingan ulang tahun di sini mengingat frekuensi gue menulis di blog ini sudah sangat berkurang jauh.

Postingan ulang tahun yang terakhir saja hanya berjarak sekitar 5 tulisan dari tulisan ini. Artinya, dalam satu tahun terakhir gue hanya menulis artikel dibawah sepuluh.

Blogger macam apa gue ini?!

But anyway, let me update you guys with my life.

Sejak gue didiagnosa GBS, di umur gue yang ke 28, hidup gue sedikit banyak berubah. Tapi gue gak bisa bilang kalau hidup gue menjadi lebih buruk.

It changed, but it was not getting worse.

Hidup gue sekarang menjadi berbeda.

Mungkin hidup gue nggak semudah dulu dan mobilitas gue nggak selincah dulu, dimana gue bisa traveling ke mana saja tanpa hambatan. Tiga tahun terakhir, gue lebih banyak ‘diam’.

Diam secara… Lanjut ta.. | 3 Comments

Memilih Presiden

Well, masa kampanye sudah hampir berakhir, dan seperti lima tahun yang lalu gue kepengen nulis tentang pilihan politik gue tahun ini. (Baca di sini untuk tulisan gue lima tahun yang lalu).

Dengan kandidat yang sama seperti lima tahun
yang lalu, sekarang pertanyaannya gue akan memilih siapa?

Dan sekali lagi, jawaban gue tetap sama: gue
akan kembali memilih Jokowi.

Segitu fanatiknya ya, Ta ama Jokowi?

Nggak, gue juga nggak puas-puas banget ama pemerintahan periode pertama Jokowi. But let me explain:

Lima tahun pertama Jokowi itu harus diakui nggak bagus-bagus banget. Pertumbuhan ekonomi nggak sesuai target, gesekan antar golongan makin terasa, kasus HAM nggak terselesaikan. Dengan rapor lima tahun pertamanya, Jokowi layak banget untuk diganti.

Tetapi bukan oleh Prabowo.

Kita sama-sama tau kalau Prabowo nggak punya pengalaman memimpin pemerintahan. Jangankan jadi presiden, jadi walikota saja belum pernah.

Dengan kondisi demikian… Lanjut ta.. | 3 Comments

Sepeda Statis

Selama gue sakit, fisioterapi adalah hal yang wajib gue lakukan untuk mempercepat penyembuhan. Maklum, sejak kehilangan kemampuan berjalan dua setengah tahun lalu, gue harus rutin mengerakkan kaki agar sendi-sendi tidak kaku karena lama tidak digunakan.

Karena apabila sendi-sendi di kaki gue itu dibiarkan
terlalu lama tanpa gerakan, dia akan kaku, mengeras, dan harapan gue untuk
berjalan normal pun harus pupus.

Oleh karena itu, gue nggak pernah berhenti melakukan fisioterapi sejak jatuh sakit dua setengah tahun yang lalu. Mulai dari akupuntur, fisioterapi hingga hydrotherapy (fisioterapi dalam kolam) sudah gue lakukan.

Awalnya sesi fisioterapi ini gue lakukan di rumah sakit selama dua minggu sekali, dengan bantuan terapis profesional di sana. Tapi mereka menyarankan gue untuk tidak hanya berlatih dua minggu sekali, melainkan harus setiap hari.

Frekuensi latihan gue harus ditambah demi
progress yang diharapkan lebih cepat.

Karena saran itu… Lanjut ta.. | 9 Comments

Selamat Ulang Tahun, Kamu

Kamu tau
aku bukan orang yang suka ngomong manis secara langsung.

Kamu juga tau kalau kemampuanku untuk bersikap romantis sudah berkurang jauh sejak aku sakit. Atau sejak aku bertambah tua katamu.

Mungkin memang benar, energiku untuk berbuat ekstra sudah tidak sebanyak dulu.

“Kasian kamu..” kata ku

I am sorry.

But hey, it’s not about me. It’s you. Today is your birthday!

So where do I begin?

Let me tell you something about being twenty five.

Being twenty-five is not easy. All the pressures, deadlines, dreams, wishe and responsibilities are crushing.

Di umur ini kamu akan dianggap sudah benar-benar dewasa. Sudah bertanggung jawab kepada diri sendiri, dan mungkin terhadap orang lain.

Di umur ini harusnya kamus sudah benar-benar mengerti apa artinya konsekuensi.

Di umur ini juga kamu akan kehilangan banyak orang. Some people will go. Beberapa akan memutuskan untuk pindah, karena… Lanjut ta.. | 1 Comment

Sebuah tulisan tentang dia.

I don’t write about her often enough.

Nggak tau kenapa. Berbeda dengan semua pacar perempuan yang pernah dekat dengan gue, minimal pasti ada satu atau dua tulisan tentang mereka di blog ini.

But not with her.

Kenapa? Entahlah.

Mungkin gue sudah terlalu sibuk sekarang ini dengan kerjaan gue di kantor. Mungkin karena gue udah keseringan menulis buat Big Alpha. Or simply, because I just want to keep her for myself. This time I don’t want to share.

Sekaligus menghindari juga pertanyaan-pertanyaan kepo orang lain tentang identitas dia kayak yang udah-udah.

But let me share you a story.

Beberapa waktu yang lalu, dia main ke apartment gue. Seperti biasa, ini adalah rutinitas kami setiap akhir pekan. Dia akan datang dari rumahnya di… Lanjut ta.. | 8 Comments

Tiga Puluh

Well fuck. I am 30!

Selama beberapa tahun ke belakang, gue selalu berpikir umur 30 adalah angka yang masih jauh. Angka yang bikin mikir ‘ah, masih nanti lah itu..’.

Sebagai contoh, pertama kali gue nulis postingan ulang tahun di blog ini, umur gue masih dua puluh tiga. Dua puluh tiga! And suddenly, I am 30.

Di satu sisi, rasanya masih baru kemarin lulus kuliah, baru dua hari yang lalu ngerasain pertama kali masuk kantor, dan tiba-tiba lo udah tiga puluh.

Hidup emang nggak main-main berlalunya.

Seperti biasa, postingan gue ulang tahun selalu gue jadikan momen kilas balik. Melongok sebentar ke belakang, untuk melihat hal-hal apa aja yang sudah gue lakukan, belum gue lakukan dan akan gue lakukan ke depannya.

Di postingan ulang tahun, gue… Lanjut ta.. | 20 Comments

Menjelaskan BigAlpha.id

Sejak pulang dari UK, gue selalu merasa punya hutang ke Indonesia. Kadang sampe jadi pikiran tersendiri gitu lho. Gue kayak constantly mikir ‘bikin apa ya?’.

Akhirnya hingga beberapa waktu yang lalu gue menemukan salah satu solusinya. Buat yang udah lama follow gue di Twitter atau mungkin jaman-jaman ask.fm, pasti udah tau obsesi gue terhadap dunia keuangan dan pasar modal.

Rasanya gemes aja gitu ngeliat orang sebegitu awamnya terhadap dunia keuangan. Nggak usah mikir jauh-jauh dulu deh, nggak usah ngomongin ekonomi makro dulu, untuk sebatas personal finance aja banyak orang yang belum paham.

Betapa abainya orang Indonesia untuk tau betapa pentingnya asuransi, investasi, dana darurat dll.

Jadi, dari dulu gue suka ngoceh tentang dunia keuangan di Twitter, terutama saham dan pasar modal. Sampe akhirnya gue kepikiran bikin… Lanjut ta.. | 1 Comment

Kenapa Ahok Kalah – Sebuah Komentar

Disclaimer : Seperti video-video Pandji, tulisan gue ini tentu saja bias. Bias terhadap pandangan politik gue, informasi yang gue terima dan cara gue berpikir. Like every other article on the internet, take this with a pinch of salt.

Jadi, kalian udah nonton video Pandji di Youtube? Yang judulnya ‘Kenapa Ahok Kalah?’ Coba nonton dulu, biar nanti mengerti apa yang gue omongin.

Oke, here we go.

Intinya video Pandji adalah, dia berusaha menjelaskan kenapa Ahok kalah di Pilkada DKI kemaren. Ada beberapa poin yang gue dapat, antara lain.

  1. Karena alasan agama

Bagian ini Pandji mengakui kalau Ahok kalah karena agama, meskipun bukan satu-satunya alasan. Pandji juga menyitir pidato Bung Karno pada saat pembentukan Pancasila.

“Muslim malah dianjurkan untuk memilih muslim” – bahkan menurut Bung Karno, sang pencetus Pancasila.

Gue setuju sepenuhnya. Dalam demokrasi, nggak ada alasan yang… Lanjut ta.. | 22 Comments

Part I : Before The Storm

I was about to leave my desk for some coffee when his text popped up.

“Hey, up for a grocery shopping?” I checked the clock on my computer. 5.45 PM. He was done early.

“Sure. See you in five?” coffee can wait, I murmured

Our buildings were only twenty feet away, but his workload at the time-of-the-month like this made it harder for us to set a meeting or two (I wouldn’t say a date up to this point). Good thing he got his priorities sorted out. *cough*

I packed my bag and rushed to my office building gate, our meeting point. I caught his smile two minutes later.

With rolled up sleeves, leather postman bag and glasses on, he resembled young executive male at its finest… Lanjut ta.. | 2 Comments

Mencoba Normal

Well, sepertinya sudah menjadi tradisi buat gue untuk menulis sebuah postingan tahun baru di blog ini. Mulai dari tahun 2011 hingga sekarang, gue nggak pernah absen untuk menulis postingan sejenis.

Tujuannya sih nggak aneh-aneh, cuma sebagai reminder buat gue untuk hal-hal yang sudah gue lakukan, dan apa yang akan gue lakukan tahun ini.

Awalnya gue bingung untuk nulis apa di postingan ini. As you all know, 2016 adalah tahun terburuk buat gue. Gue hampir mati karena GBS.

Lumpuh setengah badan, menghabiskan beberapa bulan untuk kencing dan beol di atas kasur, kaki yang mengecil seperti kaki belalang dan kehilangan semangat hidup.

Di tahun 2017, gue sedikit lebih baik. Gue kembali masuk kantor, ketergantungan ke kursi roda mulai berkurang, dan gue mulai membiasakan diri dengan kondisi gue… Lanjut ta.. | 9 Comments