Cerita Jalan-jalan

Rinjani – Selangkah demi selangkah

Beberapa minggu sebelum sakit, gue sempet naik Gunung Rinjani. Buat gue, ini adalah pengalaman pertama naik gunung di Indonesia. Sebelumnya gue nggak pernah mendaki gunung apapun.

Jadi pengalaman gue dalam hal ini benar-benar minimal.

Tapi seperti banyak hal lain yang gue coba cuma berdasarkan niat dan rasa sotoy (lari 10k, bikram yoga, aerobik), maka gue meng-iyakan ajakan teman-teman kantor untuk menaklukkan Rinjani, gunung berapi tertinggi ke dua di Indonesia.

 

Dari Lombok, kita langsung menuju desa Sembalun, salah satu dari dua entry untuk mendaki Rinjani. Beberapa porter yang kami sewa, membawakan hampir semua keperluan logistik yang kami butuhkan. Tenda, makanan, air minum, hingga snack selama pendakian. Para wisatawan pendaki dari Jakarta ini tidak perlu repot memikirkan dan membawa logistik.

Kami… Lanjut ta.. | 20 Comments

Derawan, surga kecil di Borneo

Bayangkan ini dalam imajinasi kalian.

Duduk di dalam sebuah speedboat yang melaju kencang menuju arah matahari yang tenggelam tepat diatas permukaan air laut. Angin sore bertiup sedikit kencang mengeringkan rambut yang tadi basah akibat menyelam. Kacamata hitam yang diturunkan sedikit untuk menghalau sinar matahari di langit sore kemerahan yang tepat berhadapan dengan mata.

Itu bukan adegan film James Bond, itu adalah bagaimana hari pertama gue berakhir di Derawan.

Indonesia sepertinya tidak pernah kehabisan pantai yang memukau mata. Setelah mengunjungi Sabang dan Tanjung Bira, kini giliran Kepulauan Derawan yang menjadi destinasi liburan gue.

 

Sekian lama gak naik Garuda Indonesia, perbaikan terlihat jelas dari maskapai pemerintah ini. Mulai dari pesawatnya yang baru, pelayanannya yang premium dan hal-hal… Lanjut ta.. | 4 Comments

Enam hal yang harus dilakukan di Derawan.

Setelah tau gimana caranya ke Derawan, kini saatnya gue kasih tau aktivitas yang bisa dilakukan di Derawan. Buat penyuka pantai, Derawan menawarkan liburan tenang yang bisa menyegarkan kembali pikiran anda.

Kisah asal nama Derawan sendiri mirip telenovela. Ada pulau Derawan (perawan) yang ditaksir oleh Sangalaki (sang Lelaki) dan ada Maratua (mertua) yang melarangnya. Gue sendiri lupa pulau Kakaban itu berperan dari nama siapa

Buat gue pribadi, ada enam aktivitas yang paling menyenangkan selama gue di Derawan. Kita mulai dari yang paling sederhana ya?

1. Duduk menikmati pantai Derawan

Mungkin ini terdengar sangat sederhana. Tapi buat gue, ini adalah salah satu kegiatan yang paling gue suka kalau pergi ke pantai. Duduk di sebuah kursi malas menikmati angin laut, di sebuah pantai berpasir… Lanjut ta.. | 6 Comments

Liburan ke Tanjung Bira

Dari Makassar, gue akhirnya melangkahkan kaki gue ke Tanjung Bira. Dengan menyewa mobil beserta supirnya, gue dan teman-teman gue menempuh jalur darat dari Makassar ke Bira.

Tanjung Bira adalah sebuah pantai yang luar biasa cantik yang ada di Kabupaten Bulukumba di Sulawesi Selatan. Untuk menuju kesana, kita akan melewati beberapa kabupaten sejak berangkat dari kota Makassar.

Kabupaten pertama yang kita lewati adalah Kabupaten Gowa. Kabupaten ini adalah salah satu inspirasi untuk Dian Sastro waktu ikutan main film AADC.

“Trus salah Gowa? Salah temen-temen Gowa?!”

Kabupaten ini adalah daerah asal pahlawan nasional Sultan Hasanuddin, yang karena keberaniannya mendapat julukan Ayam Jantan dari Timur oleh Belanda. Kebayang gak kalo Olga juga hidup di jaman kemerdekaan, mungkin Belanda juga akan menjulukinya menjadi Ayam Goreng… Lanjut ta.. | 5 Comments

Kuliner selama traveling..

Setelah pulang dari Liburan ke Bali beberapa waktu yang lalu, akhirnya foto-foto selama liburan itu di share ke semua orang di lantai gue. Termasuk orang-orang yang ngga ikutan pergi.

Awalnya gue ngerasa gak masalah. Ampe akhirnya gue sadar kalo ada foto-foto seronok gue di pantai dengan kondisi perut tidak senonoh yang ikutan disebar.

Foto foto yang seperti ini.

Ya, gue emang menggendut sejak masuk kerja. Setelah dipikir-pikir, gue gak terlalu banyak makan, porsinya normal kok. Portugal. Porsi Tukang Gali.

Dan ngomongin makanan, gue emang suka makan. Tapi yang harus cocok dengan selera gue. Lidah gue kampungan, ngga cocok ama makanan aneh-aneh. Sangat Indonesia.

Dan ngomongin makanan ini, ketika gue jalan-jalan, gue selalu mencari makanan tradisionalnya. Maksud gue, Indonesia… Lanjut ta.. | 7 Comments

Uluwatu..

Beberapa hari yang lalu, gue melakukan short getaway ke Bali. Ya, Bali sepertinya sudah jadi tempat liburan wajib bagi orang Indonesia yang berusaha menghilangkan kepenatan yang muncul akibat rutinitas sehari-hari.

Gue gak akan cerita tentang Kuta, Ubud, Seminyak, Jimbaran, Sanur dan tempat-tempat familiar lainnya di Bali. Tempat ini sudah terlalu ramai, yang buat gue,sedikit mengurangi kenyamanan. Gue punya tempat favorit sendiri di Bali.

Uluwatu.

Uluwatu terkenal dengan tebing-tebingnya yang langsung menghadap ke laut. Kombinasi mematikan antara laut lepas dan tebing langsung memukau gue.

Dua kali ke Bali, dan gue selalu ke tempat ini. Uluwatu adalah kombinasi antara budaya dan pantai. Disini anda akan menemukan campuran yang memabukkan dari keduanya.

Gue tiba di Uluwatu agak sore, setelah paginya menghabiskan waktu untuk ke pasar seni dan foto-foto… Lanjut ta.. | 2 Comments

Traveling :)

Di sela-sela kesibukan gue sebagai buruh korporat di siang hari, dan sebagai superhero pembela mbak-mbak frustasi di malam hari, gue selalu menyempatkan untuk traveling di sela-sela masa libur gue.

Hobi ini bermula ketika gue SD dimana, gue, literally, gak pernah kemana-mana.

Sodara-sodara gue rumahnya saling berdekatan. Jadi yaaa, ga ada tuh namanya pulang kampung pas lebaran atau liburan sekolah. Dunia yang gue tau cuma dari majalah Bobo yang gue baca dan siaran televisi yang gue tonton. Akhirnya, waktu gue kuliah, gue mulai bisa keluar dari tempurung gue dan mulai melihat dunia.

Waktu kuliah dulu, gue punya di target.

Jangka pendek : Keliling Pulau Jawa

Jangka menengah : Keliling Indonesia

Jangka panjang : Keliling Dunia.

Dan alhamdulillah, dalam jangka waktu disela-sela waktu kuliah, target… Lanjut ta.. | 4 Comments

Picik..

Beberapa waktu yang lalu, dalam perjalanan pulang arus balik ke Jakarta. Gue naek salah satu maskapai lokal. Maskapai singa lebih tepatnya.

Mood balik ke Jakarta sudah dirusak dengan mahalnya harga tiket yang melambung dan padatnya bandara Polonia di Medan.

Ntah mengapa, kondisi bandara-bandara di Indonesia pada saat-saat arus mudik seperti ini sontak berubah menjadi terminal bus antar kota.

Para pengantar yang duduk di lantai bandara, teriakan-teriakan menawarkan taksi dimana-mana, pengumuman bagi para penumpang telat yang diteriakkan berulang-ulang oleh petugas bandara.

“Yang Palembang!! PALEMBANG 11.30!! PALEMBANG!!”

Kombinasi dari ketiganya, membuat rasa nyaman di bandara menjadi sangat jauh berkurang.

Akhirnya, dengan kondisi badan yang lelah, mood gue hari itu udah kacau.

Nyampe didalam pesawat, mood gue diperparah dengan begitu banyaknya orang yang masukin barang-barang yang… Lanjut ta.. | 9 Comments

Day 8,9 & 10 – Singapore

Keterangan :

tulisan hitam : putu

tulisan merah : romeogadungan

 

Inilah dia, negara terakhir dalam trip asia tenggara kita kali ini,

Singapore,

Ya, siang hari kita nyampe di change airport.. Kita langsung menuju hostel di daerah bugis..

Dengan transportasi yang mumpuni disana, dengan pundi-pundi yang tersisa, dan tenaga yang masih ada (baca pos-pos sebelumnya) ga ada kesulitan berarti buat kita sampe di tempat tujuan…

Salut buat transportasi masal di Singapore.

Beres dari hotel, kita setuju buat nyari makan dulu.

Awalnya kita agak bingung mau makan dimana, ga tau gitu mau makan apa. Apa makanan khas Singapore. Apakah daging singa? Kita ngga tau juga.

Ternyata di belakang hotel kita menemukan tempat makan yang benar-benar tak… Lanjut ta.. | 11 Comments

Day 5 & 6, Bangkok – Thailand..

Gak banyak yang tau kalo bandara-bandara di Asia Tenggara merajai dunia sebagai bandara terbaik (kecuali Soekarno Hatta ya? ) di dunia.

Setelah KLIA di kuala Lumpur, Changi di Singapura, bandara Suvarnabhumi di Bangkok kembali membuat gue ternganga. Bandara terbaik dunia urutan 10 ini, membuat gue kagum. Bersih sekali, megah dan modern.

Begitu nyampe di Suvarnabhumi, kita langsung mencari cara bagaimana caranya untuk ke pusat kota Bangkok. Naek MRT dari Suvarnabhumi ke Bangkok menjadi pilihan kita.

Bandara ini luas banget, jadi jalan dari terminal kedatangan menuju stasiun kereta dibawah membutuhkan perjuangan tersendiri buat kami yang membawa backpack ini.

Begitu nyampe Bangkok, turun di stasiun tepatnya di daerah Hua Lamphong, tepat di pusat kota Bangkok. Meskipun ramai, kita agak kebingunan mencari hotel yang udah kita booking.

Penyebabnya… Lanjut ta.. | 11 Comments