Cerita Jakarta

Tempe orak-arik

Namanya Marni.

Sama seperti gue, dia bukan orang asli dari daerah ini. Mungkin dia langsung datang dari Tegal untuk berjualan di warung ini. Tapi yang jelas dia bukan pemilik warteg ini, dia hanya orang yang bekerja di sini demi lembaran-lembaran rupiah sebagai pengganti waktunya.

“Makan mas?” tanya Marni setiap kali pengunjung melangkahkan kaki ke dalam warungnya, termasuk gue di siang ini.

Pertanyaan yang cukup retoris mengingat gak mungkin gue datang kesini untuk latihan berkuda.

Warteg ini tidak terlalu besar, hanya berukuran sekitar 3 x 2 meter. Etalase kaca tempat menyimpan makanan sudah sedikit kusam dimakan waktu. Di beberapa pojok ruangan, terdapat beberapa tumpukan debu yang lupa dibersihkan. Meskipun kondisinya begitu, semua teknologi di warung kecil ini sudah touch screen.

gambar diambil

Bikram Yoga

Gue mengklaim diri gue sebagai orang yang cukup adventurous, suka mencoba hal-hal baru. Tempat baru, makanan baru, ketemu orang-orang baru, hingga mencoba olahraga-olahraga baru.

Kalo bahasa iklan Nutrilon nya “Live your life to the fullest”

Atau bahasa lokalnya “lo cuma hidup sekali, cobain aja banyak hal, tapi pake akal sehat.” Sifat penasaran ini sudah ada dari kecil, doain aja gue ga mati dulu, biar ga jadi arwah penasaran.

Sifat ini diperparah oleh sifat jelek gue lainnya. Merasa sok bisa. You know, perasaan yang muncul ketika lo nonton Fear Factor atau Indonesian Idol. Seolah dalam hati lo berkata :

“Yaelah, gitu doang masa sih ga bisa. Just give me the chance, I can win that shit!”

Nah, gue punya sikap tengil itu. Gue yakin gue ga… Lanjut ta.. | 14 Comments

Jenis cowo fitnes..

Beberapa hari yang lalu, gue memutuskan untuk  memanfaatkan salah satu fasilitas kantor yang selama ini belum pernah gue gunakan.

Bukan, bukan toilet cewe, melainkan fasilitas spa dan gym yang bisa digunakan gratis untuk karyawan.

Istilah gaulnya, fitness center.

Tapi sebenernya, gue bukanlah orang yang suka fitness. Gue adalah orang yang mencari keringat dari sebuah kegiatan yang bernuansa main. Jadi, olahraga gue adalah main sepakbola, futsal atau badminton.

Karena dengan nuansa main gini, capenya ga terlalu kerasa dan ga bosen. Tiba-tiba keringat udah ngucur.

Lagipula, salah-salah fitness, badan gue bisa terlihat aneh. Yaahhhh, khas cowo fitness yang salah asuhan. Badan besar berotot tapi kakinya kecil.

Tapi dengan melihat kadar asam urat dan kolesterol yang sudah membumbung tinggi, memaksa gue mencari cara untuk tetap sehat… Lanjut ta.. | 6 Comments

Pelajaran di dalam bus kota..

Malam ini gue baru aja dapat pelajaran berharga buat diri gue. Pelajaran yang ga gue dapet di bangku sekolah manapun.

Gue baru pulang dari kantor klien sekitar jam 9 malam.

Karena pemerintah kita yang terhormat belum bisa menyediakan sarana transportasi yang murah dan nyaman buat rakyatnya, gue dan temen gue memilih untuk naek metromini buat pulang ke rumah masing-masing.

Begitu metromini merah lewat depan gedung, gue langsung melambaikan tangan buat memberhentikan metromini yang lewat.

Metromini nya agak penuh, temen gue dapet kursi kosong di dekat pintu masuk depan, gue milih duduk paling belakang.

Seperti biasa, supir metromini ngga ada yang normal nyetirnya. Ngebut, selip kanan, selip kiri.

Awal-awal sih gue ga kebiasa, jantungan gitu kalo naek… Lanjut ta.. | 6 Comments