Archive for November, 2016

Persistent

Beberapa hari yang lalu, gue mendapatkan sebuah pertanyaan di tab question ask.fm gue.

“Kak, ajarin aku tentang saham dong yang simple. Udah baca di internet tapi nggak ngerti.”

Gue hanya bisa menghela napas setiap kali menerima pertanyaan-pertanyaan seperti ini. Udah? Gitu aja ya? Sekali baca, nggak ngerti langsung minta orang lain buat ngejelasin secara mudah.

Gue tau kalau mayoritas pembaca blog gue ini dan followers di social media gue umurnya di bawah gue. So, let me tell you something.

Gue bukan bermaksud bersikap sombong atau riya, tapi gue mencoba untuk memberikan satu sundut pandang yang berbeda dalam meraih sebuah cita-cita. Yang berasal dari pengalaman pribadi yang gue punya.

Kalau ada satu hal yang gue percaya di dunia ini selalu terbukti benar, itu adalah kerja keras… Lanjut ta.. | 7 Comments

Buku Romeo Gadungan : Update

Sudah hampir tiga bulan sejak buku gue yang paling baru (Romeo Gadungan) terbit. Berbagai kritik, komen, pujian dan review sudah gue terima.

Dan senang rasanya, buah pikiran, pengalaman dan imajinasi gue berhasil disukai oleh orang lain. Hingga detik ini, mengetahui bahwa ada orang-orang yang rela mengeluarkan uang untuk membeli karya kita, adalah salah satu perasaan paling menyenangkan buat gue.

Oleh karena itu, gue mendedikasikan postingan ini untuk orang-orang yang sudah membeli dan membaca buku gue.

Dan buat yang belum baca, review nya sudah ada di Goodreads. Sekarang buku gue sudah tersedia di seluruh Indonesia dengan data sebar sebagai berikut.

Dan untuk yang ingin membeli on-line, bisa di toko buku-toko buku online di postingan yang ini. Dan untuk yang sedang berada di luar… Lanjut ta..

Nyetrum

“Yah, apa yang bikin ayah pengen menikah dulu ama bunda?”

Gue langsung menanyakan hal itu kepada ayah, ketika dia masuk ke kamar gue. Random memang. Tapi gue punya alasan tersendiri.

Sejak gue sakit, kami memang memiliki banyak waktu untuk mengobrol daripada saat gue sehat. Jarak dan kesibukan yang memisahkan sering membuat kami jarang memiliki ‘father and son conversation’.

Kalau dipikir-pikir, mungkin ini salah satu hal positif dari penyakit gue kali ini. Gue menjadi punya banyak waktu untuk menanyakan hal-hal yang selama ini nggak pernah gue tanyakan tapi sebenarnya gue penasaran.

Jujur aja deh.

Kapan terakhir kali kita benar-benar mengobrol dengan orang tua kita? Sekadar memberikan perhatian kepada mereka. Menanyakan kesehatan mereka. Atau membahas hal-hal yang sebenarnya pengen kita tanyakan tapi nggak pernah sempat karena kita… Lanjut ta.. | 2 Comments