Archive for February, 2014

Tinman

Kalian pernah nonton atau baca Wizard of Oz?

Dalam cerita Wizard Of Oz, ada satu karakter yang bernama Tinman. Bersama dua karakter lainnya, Scarecrow dan Cowardly Lion, dia menjadi satu dari beberapa tokoh penting dalam cerita ini. Masing-masing dari ketiga karakter ini memiliki kelemahan.

Cowardly Lion butuh keberanian (Cowardly Lion needs courage).

Scarecrow butuh kecerdasan (Scarecrow needs brain).

Dan favorit gue,

Tinman butuh hati (Tinman needs a heart).

 

Tinman berpetualang bersama teman-temannya ke Emerald City untuk bertemu The Wizard untuk meminta sebuah hati.

Awalnya, Tinman adalah seorang manusia normal seperti kita pada umumnya. Dia bekerja sebagai seorang penebang kayu di Oz, sebuah profesi yang diturunkan dari bapaknya.

Tinman dikutuk oleh seorang penyihir jahat… Lanjut ta.. | 11 Comments

Jarang Menulis

Hampir empat tahun sejak romeogadungan.com berdiri, ada sebuah trend yang terjadi buat gue pribadi.

Awal tahun selalu menjadi masa paling minim inspirasi buat gue. Yang pada akhirnya, akan mengurangi jumlah post yang rutin terbit dalam blog ini.

Sebenarnya gue gak pengen ini terjadi, tapi kalau pembenaran dari gue, awal tahun adalah masa dimana kerjaan gue sebagai akuntan sedang mengambil alih. Volume kerjaan meningkat seiring dengan dimulainya tahun baru, yang berarti kita harus menutup buku tahun lalu. Istilah ini dalam dunia bisnis sering disebut “year end closing“.

Load kerjaan yang menumpuk ini yang menjadi salah satu alasan buat gue tentang susahnya mencari ide untuk menulis. Yang paling peduli tentang minimnya tulisan baru di blog ini tentu saja pembaca gue yang dari dulu udah ngikutin.

Sebuah mention masuk… Lanjut ta.. | 10 Comments

Arti Keluarga

Gue dibesarkan di keluarga yang sangat lempeng. Sebuah keluarga yang jarang sekali ngomongin perasaan antara satu dengan yang lain.

Ucapan-ucapan “Love you Dad,” atau “Love you Mom” gak pernah terjadi di keluarga gue. Pembicaraan-pembicaraan sentimental mengenai perasaan jarang sekali keluar di antara kami semua. Hal ini sedikit banyak mempengaruhi karakter gue ketika beranjak dewasa.

I’m not a family man. At all.

Gue bukan lah karakter yang rutin menghubungi keluarga, ayah, bunda, kakak atau adek-adek gue tanpa sebab. Hal ini pernah beberapa kali diprotes oleh adek gue yang ngerasa gue terlalu cuek. Dan merantau sendirian selama sembilan tahun di tanah Jawa seolah memperparah kondisinya.

Ini mungkin ketularan langsung dari ayah gue. Ayah lebih lempeng lagi. Dia adalah tipikal laki-laki Sumatera yang tegas dan keras. Beliau juga jarang… Lanjut ta.. | 11 Comments