Archive for February, 2012

Kick Andy Heroes 2012..

Beberapa hari yang lalu, gue dapet 2 invitation ke acara HUT Kick Andy yang ke-6. Dapat kesempatan langsung untuk menonton secara live di Grand Studio Metro TV. Terima kasih untuk bapak Yasser Arafat yang dengan kemurahan hatinya telah memberikan invitation ini secara gratis.

Menurut gue, Kick Andy adalah satu dari sangat sedikit acara talkshow berkualitas di Indonesia. Jadi, begitu dapet tawaran buat nonton langsung, gue langsung mengiyakan. Gue berangkat bersama Baki, sesama pecinta gratisan.

Acara dimulai sekitar pukul 16.30 dengan proses registrasi para undangan. Berbekal batik terbaik yang gue miliki, gue menyamar menjadi salah satu undangan, menjadi ‘orang penting’ di acara itu. Numpang eksis. Kali-kali aja disangka anaknya Sandiaga Uno. hehe

Begitu masuk ke lobby Metro TV, udah ada logo Anniversary Kick Andy, berbentuk box… Lanjut ta.. | 3 Comments

Comfort zone..

Salah satu komik kesukaan gue dulu adalah Kungfu Boy. Menurut gue, Kungfu Boy ini adalah salah satu komik terbaik di dunia. Ceritanya tentang seorang bocah bernama Chinmi yang belajar kungfu di kuil Dairin. Si Chinmi yang awalnya cuma seorang bocah biasa ternyata diprediksi akan menjadi salah satu ahli kungfu paling hebat di daratan Cina.

 

Ada satu hal yang gue inget dalam komik Kungfu Boy.

Si salah satu chapter di komik itu, ada satu adegan dimana si Chinmi (yang mana pada saat itu udah lumayan hebat) kalah bertarung melawan seorang anak dari sesama perguruan. Karena penasaran, Chinmi menghadap gurunya untuk meminta petunjuk mengapa dia kalah.

Sang guru tak langsung menjawab.

Oleh sang guru, Chinmi diberi sebuah kotak oleh dan seekor belalang liar. Belalang… Lanjut ta.. | 9 Comments

Dunia tanpa batas..

Pernah nyadar gak sih betapa dunia semakin cepat berubah. Jangan ambil time span yang terlalu jauh deh, cukup 5-10 tahun kebelakang. Maka akan terasa sekali perbedaannya.

Perbedaan yang muncul terhadap perilaku manusia dalam hal membuktikan eksistensinya. Ada pergeseran trend yang terjadi.

Dimana dulu foto cuma bisa dilihat oleh orang-orang terdekat, sekarang dengan sengaja diupload ke facebook dan dibagi ke dunia maya.

Dan kejadian sehari-hari cuma ditulis di diary bergembok yang disimpan dalam lemari, kini dengan senang hati ditulis di blog dan dikomentari oleh orang-orang asing.

Orang cenderung tidak ragu lagi untuk membagi sesuatu yang dulunya bersifat pribadi menjadi publik.

Tujuannya apa? Berbagi pengetahuan, cerita atau sekedar mencari eksistensi.

Kini tingkat eksistensi seseorang salah satunya diukur dari keaktifan social media. Dimulai dari munculnya Friendster, era Facebook, Youtube, LinkedIn dan kini Twitter.… Lanjut ta.. | 6 Comments

Perlukah kita merayakan Valentine?

Valentine emang udah lewat, tapi kayaknya gue perlu menulis hal ini.

Ketika Valentine berlangsung di Indonesia, langsung ada 3 kubu yang terbentuk

1. Orang yang emang merayakan Valentine (populasi 10%)

2. Orang yang gak merayakan Valentine, tapi bacotnya kemana-mana. Yang haramlah, yang bukan tradisi kita lah, yang sibuk menilai dosa orang lain (populasi 10%)

3. Orang yang gak merayakan Valentine, dan biasa-biasa aja. Menganggap kalo hari itu ya, hari biasa aja. (populasi 80%)

 

Gue adalah orang yang masuk ke golongan ketiga.

Sebenernya apa sih Valentine itu? Sebenarnya ini adalah sebuah hari raya Katolik (yang muncul akibat seseorang bernama Santo Valentinus) yang entah bagaimana bisa dikorelasikan ke hari kasih sayang. (gue terlalu malas untuk googling masalah ini. Silahkan cari sendiri bagi yang penasaran).

Di masa modern, hari ini identik dengan… Lanjut ta.. | 11 Comments

Music and Lyrics..

Okay, ini bukan promosi film drew Barrymore, cuma satu hal yang kepikiran buat gue.

Belakangan ini gue menyadari sebuah fakta unik,

Kita semua tau ada dua kombinasi maut dalam menentukan enak atau tidaknya sebuah lagu. Musik dan lirik. Kombinasi ini ibarat pria dan wanita. Yang dalam film hollywood nya diperankan oleh Hugh Grant (music) dan Drew Barrymore (Lyrics). Ini film cewek sih, tapi gue tonton juga karena ga ada kerjaan.

Dan entah kenapa, gue menyadari kalo gue adalah Drew Barrymore. Bukan, bukan berarti gue udah berambut pirang dan mulai tumbuh tete, tapi gue menyadari kalo gue lebih suka lirik. Lirik menjadi penentuan pertama gue terhadap enak atau ngga nya suatu lagu. Sama seperti film dan makanan, selera musik adalah suatu hal yang relatif.

Bagi beberapa orang… Lanjut ta.. | 16 Comments

Bromo, Chapter 2 : Para Pencari Tuhan..

Esoknya, pagi sekali kita sudah dibangunin oleh supir jeep yang sudah kami sewa dari hari sebelumnya. Pukul setengah 4 pagi kami harus sudah siap berangkat. Bagi yang ingin melihat sunrise di Bromo, ada dua cara yang bisa dipilih. Nyewa jeep yang banyak disediakan disekitar hotel atau hiking/jalan kaki sendiri ke spot melihat sunrise itu. Spot sunrise ada dua di Bromo, Penanjakan 1 dan Penanjakan 2.

Bagi yang minim pengalaman hiking, gue ga menyarankan untuk jalan kaki ke tempat itu. Jalan kaki, dengan udara dingin dan kondisi gelap gulita di dini hari itu bisa bisa sangat sulit dilakukan oleh orang awam.

Kami memilih jeep untuk menuju Penanjakan 1. Dengan membayar beberapa ratus ribu rupiah, paket touring Bromo sudah tersedia. Paket yang ditawarkan adalah Penanjakan 1, Kawah Bromo, Padang Sabana… Lanjut ta.. | 6 Comments

Bromo : chapter 1..

Beberapa hari yang lalu, gue dan beberapa teman kantor melakukan sedikit short break dari rutinitas kantor. Demi menghilangkan kejenuhan harian yang dimunculkan oleh sebuah kota besar, kita sepakat untuk kabur ke Bromo, Jawa Timur.

Mental egosentris kota besar langsung terbentur oleh keramahan orang daerah ketika menginjakkan kaki di bandara Djuanda. Saat keluar dari bandara dan menunggu mobil jemputan, seorang porter menghampiri kami.

Umurnya sudah agak tua. Gue taksir menjelang 50an. Tidak ada seragam porter yang biasa kita lihat di bandara, hanya pakaian biasa, tapi rapi. Dengan sangat sopan, dia berbicara kepada kami.

“Permisi pak, saya ingin mencari uang halal. Boleh saya bantu mengangkat tas-tas nya ke mobil? 5 ribu saja. Saya minta ijin dulu, soalnya kalo langsung diangkat ngga enak. Boleh?” kata dia sungkan.

“Iya pak Lanjut ta.. | 1 Comment

Penulis setengah matang..

Gue mulai nulis di blog itu tahun 2005. Berawal dari nulis iseng di blog friendster, mulai nulis cerita sehari-hari ampe sekarang punya domain pribadi.

Sudah hampir 7 tahun sejak pertama kali nyampah lewat tulisan. Sedangkan umur domain romeogadungan.com ini sendiri sudah 2 tahun, dengan tulisan pertama gue itu yang ini.

Dan beberapa hari yang lalu, gue iseng men-search “romeogadungan.com” di twitter. (ya, gue penulis yang narsis) Hasilnya, ada beberapa orang yang membagikan tulisan-tulisan gue sebelumnya kepada para follower-follower mereka. Beberapa diantaranya ngetweet tentang tulisan-tulisan pertama gue dimasa blog ini baru dibuat.

Dan gue baru menyadari betapa sudah berubahnya tulisan gue saat ini dibandingkan dengan tulisan waktu gue masih lucu-lucunya.

Waktu itu, tulisan gue 80% mirip tulisan raditya dika. Karena waktu… Lanjut ta.. | 11 Comments