Beberapa hari yang lalu, gue maen ke Sukabumi.

Ga ngambil cuti sih, gue pergi pas weekend, sabtu siang berangkat, minggu malam udah balik ke kosan. Mungkin karena bosen di Jakarta, bertualang ke Sukabumi menjadi pilihan gue waktu itu.

Jadi, berangkatlah gue siang itu berdua temen gue si Hasan dari terminal Kampung Rambutan. Gue kirain, dari terminal Kampung Rambutan, bakalan ada bus ke sukabumi yang ber-AC, ternyata ga ada sodara2.

Jadilah gue ama si Hasan naek bis ekonomi dari Kampung Rambutan ke Sukabumi. Tiketnya cuma 16 ribu rupiah saja. Murah meriah. Sedangkan nama bisnya agak bombastis kalo menurut gue,

LANGGENG JAYA, nama bus reyot itu. Dilihat dari kondisi busnya, nasip perusahaan bus itu sepertinya bakalan jauh dari kata langgeng. Seperti ini penampakannya..

Si Kaleng Beroda

But anyway, bukan itu yang pengen gue ceritain.

Naek bus kayak gini, dalam kondisi berpuasa bukanlah hal yang akan gue saranin ke kalian. Kombinasi antara udara yang gerah, bus yang padat, perut yang kosong dan aroma ketek yang semerbak sangat mengganggu jasmani dan rohani.

Agak-agak kecut gimanaaa gitu..
Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

Merantau..

Beberapa hari ini, gue lagi homesick.

Ya, untuk seorang perantauan, gue jarang banget homesick. Mungkin momen bulan puasa sekaligus menjelang lebaran kali ini membuat gue sedikit kangen rumah.

Semua berawal dari beberapa hari yang lalu, ketika sahur dalam kondisi demam sendirian dikosan, dengan cuma sepotong roti dan air mineral jadi menu sahur, membuat gue sangat kangen rumah.

Kebayang aja kalo masa-masa sahur di rumah itu adalah masa yang paling menyenangkan. Ga perlu ribet mikirin mau makan apa, ga perlu repot bangun lebih awal untuk nyari makanan, ga perlu menahan kantuk sambil nyari warteg yang masih buka. Ga usah mikirin itu semua.

 Gue tinggal bangun, makan, shalat dan kemudian tidur lagi ampe siang.

Hidup ngga bisa lebih indah ketika puasa di rumah.
Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

Hari ini 10 tahun yang lalu.

Sebut saja mereka Rama dan Tika, dua sejoli SMA di kota langsa, sebuah kota kecil di kabupaten Aceh Timur. Keduanya pasangan serasi menurut gue, yang satu tampan dan yang wanita cantik luar biasa.

Mereka bertemu semasa SMA dan keduanya jatuh cinta. Waktu itu Rama kelas 3 dan tika kelas 1 waktu itu.Yah, seperti layaknya remaja yang sedang menikmati masa muda, mereka kemudian memutuskan untuk pacaran. Pasangan yang serasi dan cukup banyak membuat remaja lainnya iri.

Mereka saling melengkapi, ibarat dua buah huruf C yang saling bertemu, dan kemudian bersatu membentuk sebuah lingkaran sempurna. Masa-masa SMA berjalan sangat indah untuk keduanya.

Hari ini 9 tahun yang lalu,

Rama telah menamatkan sekolahnya di SMA,

Bagi sebagian besar anak muda Aceh, ngga banyak pilihan yang bisa diambil selepas lulus SMA. Melanjutkan kuliah di Ibukota propinsi adalah pilihan utama.

Yang pertama dikarenakan kualitas perguruan tinggi di kabupaten yang seadanya. Jadi, melanjutkan ke perguruan tinggi negeri atau bahkan swasta di banda aceh menjadi pilihan utama. Dan inilah pilihan yang diambil rama, untuk melanjutkan kuliahnya ke Banda Aceh,

Mereka berdua memutuskan untuk tetap menjalani kisah asmara mereka meskipun kini tidak lagi berada dalam kota yang sama. Pacaran jarak jauh.

Atau bahasa abege nya sekarang, long distance relationship.
Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

Oke, isu ini mulai membuat gue khawatir,

Isu dari wacana Ruhut Siptompul mengenai penambahan masa jabatan SBY. Beritanya bisa dibaca disini,

Siapapun yang mewacanakan ini, bener-bener membuat khawatir banyak pihak.

Oke, menurut gue, SBY adalah salah satu presiden Indonesia terbaik, tapi bukan satu-satunya yang terbaik. Usulan untuk mengamandemen UUD agar bisa menambah periode kepemimpinan presiden sangat tidak beralasan.

Dan menurut gue harus diantisipasi dari sekarang.

Takutnya, ada unsur-unsur pengkultusan individu yang terjadi sekarang.

Jujur sampai sekarang gue heran.  Pas kemaren waktu acara peringatan kemerdekaan, kenapa buku-buku tentang pak beye dan keluarga dibagikan sebagai buah tangan? For God sake that’s a national independence ceremony, not a family gathering.

Dimainkannya lagu-lagu ciptaan pak beye di upacara Negara (is the song that much great so that could be played in national independence ceremony?)  Trus munculnya isu-isu pencalonan Ibu Ani sangat mengkhawatirkan sekaligus mencurigakan..

Politik dinasti, membuat gue sangat takut. Tau kan, politik jenis ini cuma politikus-politikus karbitan yang cuma mendompleng nama besar orangtuanya dengan kapabilitas yang diragukan.
Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

Kali ini gue pengen ngomongin tentang keong racun. Agak telat sih, tapi daripada cuma ngendap disimpen dikepala.

Oke, Pasti udah tau semua kan keong racun? Video dengan lirik menggelitik yang dinyanyikan shinta dan jojo.

Beberapa temen gue suka dengan video itu,  beberapa yang lain mencemooh dan mencibir.

Gue adalah orang yang suka dengan video keong racun itu. Sekedar suka, titik.

Beberapa temen gue bilang ke gue, kebanyakan wanita..

“Apa lucunya sih ta video itu?”

Mereka ga sendirian, di Indonesia, banyak juga yang tidak suka dengan kemunculan shinta dan jojo. Kita bisa lihat dari komentar-komentar yang muncul di portal-portal berita di internet.

Kita lihat di artikel kompas.com yang ini.

Ini komentar dari Naruto Sasuke (yang sepertinya dia terlalu banci untuk menggunakan nama aslinya)

“Kreatif????apanya yg kreatif.udah videonya gak mutu,, ehhhhh convert nya pkai software gak di aktifkan,,,,,bikin malu aja,,,,,” Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

Gue adalah anak yang tumbuh dan besar di Aceh. Propinsi yang dikenal sebagai daerah istimewa di Indonesia. Propinsi yang disebut-sebut sebagai Serambi Mekah. Dan merupakan daerah dimana ketika shalat jum’at sedang berlangsung, jalanan bisa sepi untuk sementara.

Sebagian besar teman gue di Aceh adalah muslim, baik itu yang muslim taat ampe sekedar muslim KTP.  Proporsi nya hampir 99%.

Suasana yang cenderung homogen yang seperti ini, membuat gue buta tentang agama yang lain.

Kondisi ini sedikit berubah ketika gue kuliah di bandung, kondisi yang sedikit berbeda, membuat gue kaget secara budaya. Kalo orang Jawa bilangnya shock culture.  hehe

Pas awal-awal ke bandung, gue kaget melihat situasi yang jauh berbeda dengan suasana di aceh.

Ngeliat cewe ga pake jilbab, gue ngerasa aneh, ngeliat cewe ngerokok, gue shock, ngeliat cewe-cewe make baju kekecilan gue pingsan. Tapi lingkungan gue di bandung, juga dominan muslim. Teman-teman gue ada yang non muslim, tapi cuma beberapa.

Situasi yang jauh berbeda adalah ketika gue kerja di Jakarta. Di kantor gue, pekerja antara yang muslim dan yang non muslim itu berimbang. Bahkan sepertinya lebih banyak teman-teman gue yang non muslim disini.

Di kantor ini, for the first time in my life, gue punya teman yang beragama budha.

Di kantor ini juga, gue menemukam banyak sekali perbedaan

Dan ketika kita makan siang bareng, perbedaan itu mulai terlihat.

Ketika makanan sudah terhidang didepan gue, tanpa basa basi, biasanya dengan cuma mengucapkan Bismillah (atau kadang lupabahkan) gue langsung menyuap makanan ke dalam mulut.

Berbeda dengan teman gue yang Kristen (baik itu protestan maupun katolik),  sebelum makan, mereka menangkupkan kedua tangannya, menundukkan kepalanya, memejamkan matanya dan berdoa dengan khusyuk.

Kadang gue malu, dan dengan mulut penuh terisi makanan, gue mulai mengulang membaca doa makan. Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

Sekarang udah Juli. Ga kerasa bentar lagi mau masuk tahun ajaran baru. Itu berarti siswa baru, seragam baru, semester baru, dan teman2 baru.

Gue jadi kangen masa-masa kuliah nih kalo gini.

Tahun ajaran baru juga berarti akan ada proses ospek untuk para murid baru ini.

Dan semakin kesini, semakin banyak orang datang ke blog gue dengan keyword ‘ospek unpad’ atau ‘ospek unpad 2010’. Berharap menemukan kisah dan kiat-kiat berguna dalam menghadapi ospek, eh, mereka malah dibekali pengalaman gue yang bodoh ini.

Maka, gue cuma bisa bilang, selamat datang wahai orang-orang tersesat! ahahaha

Gue sendiri dulu, waktu lagi aktif-aktifnya di kampus, gue pernah jadi panitia ospek. Bukan jadi seksi logistik (seperti kebanyakan posisi gue dalam kepanitiaan kampus lainnya), bukan seksi konsumsi, bukan seksi pelengkap penderita atau bahkan seksi sekali (gariiiiiingggggggg :D ).

Gue tergabung dalam posisi yang menurut gue paling keren disemua kepanitiaan ospek manapun.

Ya, team Evaluator.

Alias Tatib.

Keren ngga? Dulu gue ngelamar di posisi ini karena beberapa hal.

1. Gue punya sejarah kelam dengan ospek. (Baca : Tragedi Punten.)

2. Mau balas dendam, gue akan mencari sebanyak mungkin anak luar daerah, dan gue akan nanyain satu2, ‘Puntennya mana?’. Kalo ngga bisa, akan gue suruh makan kain lap.

Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

Gue adalah orang yang suka nonton film (kecuali film horor indonesia). Film-film gue suka, adalah film-film yang endingnya susah ditebak, kayak green mile, children of heaven, forrest gump atau bahkan gladiator.

Kalo dosen gue bilang, nonton film dapat melatih empati. Gue setuju dengan hal itu. Ketika otak bisa diasah di sekolah, hati juga harus diasah dong. Nah, nonton film adalah jalan yang gue pilih.

Dan ga jarang, ketika gue bosen, gue suka ngebuka youtube dan nemu video-video bagus atau kadang lucu.

Dan yang satu ini, adalah salah satu yang terbaik yang pernah gue temukan..

Besarkan volume komputer anda, pasang headphone anda (kalo ada)

tonton,

dan nilai sendiri pendapat gue ini..

Benarkan apa yang saya bilang?

Post to Twitter Tweet This Post

Masing-masing dari kita pasti punya pengalaman kencan pertama. Ya, terdengar aneh sih kalo make kata kencan. Soalnya sekarang lebih sering dipake kata jalan, nonton, atau keluar.

Mungkin ada  yang melalui kencan pertama dengan nonton, makan, karaokean, atau bahkan belanja.

Tapi tidak dengan gue…

Oke, kita mulai dari awal,

Gue adalah orang yang sangat payah dalam hal percintaan, pedekate dan asmara.

Gugup gitu kalo kenalan atau ngobrol ama wanita yang baru dikenal atau lebih parah, ngajak ngobrol wanita yang belum dikenal sebelumnya.

Berbeda dengan beberapa temen gue yang mulutnya kayak ayunan. Bisa membuat cewe-cewe terbuai. hehe

Dan ingat, gue waktu kelas 2 sma itu kecil, kurus, item tersengat matahari, dengan kepala besar.

Ditambah ingus dikit, lo bisa ketemu gue diperempatan lampu merah bawa mangkok. Berbeda dengan gue sekarang yang tampan, dan gagah rupawati. *pletaaaakkkkkkk.

Kondisi badan dan kantong gue waktu itu, sangat membuat gue minder untuk ngajak jalan seorang cewek. Malu aja gitu untuk minta uang tambahan hanya untuk kencan.

Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

Malam ini gue baru aja dapat pelajaran berharga buat diri gue. Pelajaran yang ga gue dapet di bangku sekolah manapun.

Gue baru pulang dari kantor klien sekitar jam 9 malam.

Karena pemerintah kita yang terhormat belum bisa menyediakan sarana transportasi yang murah dan nyaman buat rakyatnya, gue dan temen gue memilih untuk naek metromini buat pulang ke rumah masing-masing.

Begitu metromini merah lewat depan gedung, gue langsung melambaikan tangan buat memberhentikan metromini yang lewat.

Metromini nya agak penuh, temen gue dapet kursi kosong di dekat pintu masuk depan, gue milih duduk paling belakang.

Seperti biasa, supir metromini ngga ada yang normal nyetirnya. Ngebut, selip kanan, selip kiri.

Awal-awal sih gue ga kebiasa, jantungan gitu kalo naek metromini yang supirnya mantan pembalap gini, tapi  kalo sekarang udah lebih memaklumi.

Gue agak capek malam ini, jadi sepanjang jalan pulang gue cuma melamun dan cuek sama keadaan sekitar. Read the rest of this entry »

Post to Twitter Tweet This Post

« Older entries

romeogadungan is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache