Rinjani – Selangkah demi selangkah

Beberapa minggu sebelum sakit, gue sempet naik Gunung Rinjani. Buat gue, ini adalah pengalaman pertama naik gunung di Indonesia. Sebelumnya gue nggak pernah mendaki gunung apapun.

Jadi pengalaman gue dalam hal ini benar-benar minimal.

Tapi seperti banyak hal lain yang gue coba cuma berdasarkan niat dan rasa sotoy (lari 10k, bikram yoga, aerobik), maka gue meng-iyakan ajakan teman-teman kantor untuk menaklukkan Rinjani, gunung berapi tertinggi ke dua di Indonesia.

 

Dari Lombok, kita langsung menuju desa Sembalun, salah satu dari dua entry untuk mendaki Rinjani. Beberapa porter yang kami sewa, membawakan hampir semua keperluan logistik yang kami butuhkan. Tenda, makanan, air minum, hingga snack selama pendakian. Para wisatawan pendaki dari Jakarta ini tidak perlu repot memikirkan dan membawa logistik.

Kami… Lanjut ta.. | 7 Comments

PO : Buku Romeo Gadungan

Hello guys,

Seperti yang sudah gue tulis di postingan sebelumnya, buku gue selanjutnya udah bisa dibeli.

Proses pre-order nya mulai dari tanggal 17 Agustus, ampe 31 Agustus 2016. Ada diskon 20% untuk penjualan melalui pre-order ini. Dan setiap bukunya, ada bonus sticker yang gak bakalan ada kalau beli di toko buku fisik kayak Gramedia dkk.

Bukunya sendiri baru akan masuk Gramedia dkk di awal bulan September 2016, dan untuk teman-teman di luar pulau Jawa ada tambahan 1-2 minggu untuk proses distribusi.

Jadi, mendingan beli via PO ini. Lebih cepat dan lebih murah.

Caranya gimana?

Penjualan PO akan dilayani melalui beberapa toko buku online seperti berikut.

Bukabuku.com

Bukubukularis.com

Bukukita.com

Republikfiksi.com

Bukuplus.com

Buku Romeo Gadungan

Iya, setelah sekitar setahun yang lalu gue menerbitkan buku Newbie Gadungan. Kali ini buku gue selanjutnya sudah siap untuk masuk ke toko buku.

Judulnya Romeo Gadungan.

Screen Shot 2016-07-28 at 9.50.47 AM

 

Iya, buku gue kembali akan diterbitkan oleh Gagas Media, salah satu penerbit terbesar di Indonesia.

Setelah Newbie Gadungan terbit, salah satu kritik yang gue terima untuk buku itu adalah bukunya yang terlalu komedi. Itu nggak sesuai dengan persona gue yang katanya serius.

Nggak ngerti juga kenapa mereka bilang begitu.

Nah untuk menjawab kritikan itu, gue menulis Romeo Gadungan. Bisa dibilang, buku ini adalah buku napas dan gaya penulisannya ‘gue banget’.

Itu bisa keliatan dari judulnya yang sama seperti username social

Lotere

Seumur hidup gue, gue nggak pernah dapat yang namanya lotere, undian, kuis atau doorprize. Baik itu hadiahnya mobil, motor atau sekadar payung cantik.

Nggak pernah.

Kan sering tuh di pameran-pameran, kita disuruh meletakkan kartu nama trus diundi. Atau di acara outing kantor, lalu dipilih nomor secara acak buat dapetin hadiah.

Gue nggak pernah dapat begituan. Ntah karena sial atau tangan gue bau aja untuk urusan begituan. Kenapa gue cerita ini sebagai awal? Well, keep reading.

Kembali ke cerita penyakit gue.

Jika semua lancar dan tidak ada masalah, hari ini adalah hari terakhir gue di rumah sakit. Iya, setelah dua bulan bersarang di rumah sakit akibat GBS ini, besok gue sudah bisa keluar dan melanjutkan pengobatan rawat jalan.

Untuk yang penasaran kondisi gue seperti apa, gue sekarang… Lanjut ta.. | 29 Comments

Gue sakit GBS..

Pertengahan tahun 2016, sepertinya hidup gue memasuki hard mode. Mungkin untuk beberapa yang udah tau, gue lagi sakit.

Sakit yang sedikit nggak lazim, dan mungkin belum pernah kalian dengar.

Awal Juni 2016 (menjelang keberangkatan gue untuk wisuda ke Aberdeen), gue divonis mengidap Guillain Barre Syndrome (yang dari sini akan gue singkat menjadi GBS). Sebuah penyakit langka yang menyerang system saraf tepi. Rasio penderitanya diperkirakan 1:100.000 orang.

GBS ini sering juga disebut lumpuh layu oleh orang-orang awam.

Personally, I called this disease is “when your body finally hates yourself”.

Momen di mana dia mogok bekerja setelah 28 tahun dan berhenti mendengarkan perintah otak gue.

Penyebabnya apa, Ta?

Sampai detik ini, belum ada yang tau jelas apa penyebab GBS. Dimulai dari dipicu sesuatu (alien)… Lanjut ta.. | 91 Comments

AADC 2 – Sebuah Review

Gue harus buru-buru menonton film ini karena beberapa alasan.

  1. Film ini punya sejarah yang panjang.
  2. Spoiler yang udah bertebaran di social media.
  3. Dian Sastrowardoyo. Hahaha.

Sejak kemunculan mini serie AADC (yang sekaligus iklan Line) di Youtube tahun 2014 lalu, kayaknya film ini udah menjadi tontonan wajib untuk semua remaja SMA medio 2000an.

Awalnya gue sempet menyuarakan ketidaksukaan gue dengan munculnya sekuel film ini di twitter. Bukan apa-apa, AADC pertama menurut gue sudah pas.

Ending-nya ngasih ruang imajinasi para penontonnya untuk membuat ending mereka masing-masing. Belum lagi dengan adanya iklan LINE tadi, semua itu ngasih jawaban yang pas untuk para penontonnya.

Dan dengan adanya sekuel AADC, ada ekspektasi penonton yang dimainkan. Gimana kalau filmnya jelek? Gimana kalau ending-nya nggak seperti yang kita… Lanjut ta.. | 19 Comments

Review : Talk Of Life

Beberapa waktu yang lalu, gue akhirnya kembali melanjutkan hobi gue yang sudah lama nggak gue lakukan.

Nonton stand-up comedy.

Sejak balik dari Aberdeen, ini adalah pertama kalinya gue menonton stand-up secara langsung. Comic yang tampil pun nggak main-main, semuanya adalah favorit gue.

Mulai dari Adriano Qalbi (@adrianoqalbi) yang pernah mengundang gue ke Podcast Awal Minggu nya. Acho (@muhadkly) yang udah malang melintang di TV, Sammy (@notaslimboy) yang selalu penuh dengan bit politik dan Rindra (@ponakannyaom) yang…selalu menjadi Rindra.

Minggu pertama, Acho dan Adri yang tampil mengocok perut gue. Bit-bit tentang hidup dan relationship langsung dibawa ke penonton.

Favorit gue dari bit yang dilempar Acho adalah tentang baju couple dan nyari kondom. Itu lucu banget!

&nbsp… Lanjut ta.. | 3 Comments

Dua Puluh Delapan

Shit, I am old.

Oke, tahun lalu adalah salah satu momentum besar dalam hidup gue. Gue berhasil mencoret satu item dari bucket list yang selama ini gue inginkan. Gue menganggap dua puluh tujuh telah resmi menjadi penutup masa muda gue.

Dulu, selalu ada alasan “belum S2” yang menjadi penghalang gue untuk siap dengan segala komitmen orang dewasa. Pikiran dan tanggung jawab gue sepertinya masih aja seperti anak kuliahan yang belum siap memikul semua tanggung jawab yang datang.

Di dua puluh delapan, alasan itu sepertinya sudah tidak bisa dipakai lagi.

Mau tidak mau, gue harus mulai memikirkan serius kehidupan orang dewasa yang sudah menanti. Harus sudah mulai serius untuk mikir beli rumah, steady relationship dan tanggung jawab tanggung jawab lainnya.

Di dua puluh tujuh, gue… Lanjut ta.. | 8 Comments

Attraction : Part Two

Baca bagian pertama di sini.

“Hey, you know what. I really want to ask you out. Gimana?”

Lima belas menit sudah pesan itu terkirim. Belum ada tulisan kecil yang muncul di bawahnya pertanda pesan itu belum dibaca.

Dan di sinilah gue, sedang menulis ulang draft novel sambil sesekali melirik ke arah handphone yang masih diam tanpa jawaban.

Gue berusaha keras untuk mengumpulkan konsentrasi demi melanjutkan draft yang sudah selesai setengah jalan. Tapi sepertinya, hal itu susah sekali untuk dilakukan. Kursor di layar hanya berkedip tidak bergerak.

Pikiran gue masih saja tertuju kepada sebuah pesan yang tadi gue kirimkan.

Dengan perlahan, gue meraih handphone yang tergeletak di atas meja. Layar hitamnya masih kosong tanpa ada pesan yang baru.

Saat-saat seperti… Lanjut ta.. | 21 Comments

Ngobrol di Podcast Awal Minggu

Beberapa waktu yang lalu, gue diundang Adriano Qalbi untuk jadi bintang tamu di podcast miliknya. Namanya Podcast Awal Minggu. Buat yang sering wara-wiri di Twitter pasti udah pernah denger podcast ini.

FYI, Adri adalah salah satu stand up comedian favorit gue, dan begitu menerima ajakan ini, langsung gue iyakan tanpa pikir panjang.

Dan minggu lalu, selama kurang lebih sejam, gue dan Adri ngomongin hal-hal aneh dan gak penting kayak cinta, pernikahan ampe Ahok.

Sedikit berisik karena cafe yang kami gunakan kemarin lagi renovasi.

Jadi buat yang mau dengerin podcast-nya, monggo!

https://soundcloud.com/podcastawalminggu/6-april-2016-dengan-romeogadungan… Lanjut ta.. | 1 Comment